TAMANEWS.ID – Sumbawa Besar. Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat pengendalian dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah agar setiap program berjalan tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah (Rakor 3W) yang dirangkaikan dengan Launching Proyek Perubahan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026, Selasa (4/8/2026).



Kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mengevaluasi capaian program pembangunan sekaligus memastikan seluruh perangkat daerah tetap bergerak dalam satu arah guna mewujudkan visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.
Dalam arahannya, Bupati H. Jarot menegaskan bahwa proses pengendalian dan evaluasi merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, setiap program yang telah direncanakan harus terus dipantau pelaksanaannya agar mampu memberikan hasil yang optimal serta menjawab kebutuhan masyarakat.
“Rakor ini menjadi bagian dari ikhtiar kita memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai target, efektif, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa,” ujar Bupati.
Selain membahas evaluasi pembangunan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran proyek perubahan yang diinisiasi peserta PKN II Angkatan XIII Tahun 2026. Proyek perubahan tersebut diharapkan menjadi inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Bupati memberikan apresiasi atas berbagai inovasi yang lahir dari peserta PKN II. Menurutnya, birokrasi yang adaptif harus terus melahirkan gagasan-gagasan baru yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan perkembangan zaman.
“Inovasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pemerintahan. Saya mengapresiasi semangat para peserta PKN II yang menghadirkan berbagai proyek perubahan sebagai solusi untuk memperbaiki sistem kerja, meningkatkan pelayanan publik, dan memperkuat tata kelola pemerintahan,” katanya.
Lebih lanjut, H. Jarot berharap seluruh inovasi yang telah diluncurkan tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat diimplementasikan secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarperangkat daerah dalam mengawal pelaksanaan setiap program pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen pemerintahan.
“Melalui kolaborasi dan inovasi yang terus dikembangkan, saya optimistis kualitas pelayanan publik dan efektivitas pembangunan di Kabupaten Sumbawa akan semakin meningkat,” ungkapnya.
Rakor 3W sekaligus peluncuran Proyek Perubahan PKN II tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja yang inovatif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Dengan pengendalian yang terukur serta inovasi yang terus berkembang, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis mampu mempercepat terwujudnya pembangunan daerah yang lebih berkualitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


