Single News

Sidang Pembunuhan Raberas Memanas, Keluarga Korban Minta Proses Hukum Transparan

Tamanews.id, Sumbawa – Persidangan perkara pembunuhan pasangan suami istri asal Lingkungan Raberas, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, di Pengadilan Negeri Sumbawa Besar (PN Sumbawa), Kamis (17/9/2026), sempat diwarnai ketegangan.

Persidangan perkara tersebut digelar secara tertutup. Di tengah berlangsungnya persidangan, terjadi gesekan antara salah seorang keluarga korban dengan aparat yang bertugas melakukan pengamanan dan penertiban di area PN Sumbawa.

Situasi tersebut kemudian memicu emosi sejumlah pihak hingga terjadi aksi saling dorong antara keluarga korban dan aparat. Meski sempat berlangsung tegang, kondisi akhirnya dapat dikendalikan sehingga proses persidangan tetap berjalan.

Perkara tersebut mendapat perhatian keluarga korban yang hadir di lingkungan pengadilan. Mereka berharap proses hukum terhadap terdakwa dapat berjalan sesuai prosedur dan memberikan keadilan bagi keluarga.

Roki, keponakan korban, mengatakan keluarga berharap terdakwa mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatan yang didakwakan kepadanya. Ia bahkan menyampaikan harapan agar terdakwa dijatuhi hukuman maksimal.

“Kami berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya. Kalau memungkinkan, hukuman mati,” ujar Roki.

Pernyataan serupa disampaikan Akmal yang juga merupakan pihak keluarga korban. Ia meminta agar seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara transparan dan berkeadilan sehingga tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

“Semoga proses penanganan perkara ini bisa diselesaikan secara transparan dan berkeadilan. Kami berharap pengadilan bisa memberikan hukuman yang setimpal terhadap pelaku, kalau memungkinkan hukuman mati,” kata Akmal.

Akmal menjelaskan, kemarahan keluarga tidak hanya berkaitan dengan peristiwa pembunuhan yang menimpa korban. Menurutnya, keluarga sangat terpukul oleh cara atau proses terjadinya pembunuhan tersebut.

“Bukan pembunuhannya yang membuat keluarga korban marah atau geram kepada pelaku, tapi proses pelaku membunuh itu yang sangat menjengkelkan,” ujarnya.

Keluarga korban juga menegaskan keinginan agar perkara tersebut ditangani melalui mekanisme hukum yang berlaku. Mereka berharap proses persidangan dapat memberikan ruang bagi seluruh fakta dan bukti untuk diperiksa secara objektif sebelum majelis hakim mengambil keputusan.

Mengingat perkara tersebut melibatkan anak, persidangan dilaksanakan secara tertutup sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Karena itu, keluarga korban berharap transparansi proses hukum tetap dapat diwujudkan dalam batas-batas yang diperbolehkan oleh peraturan perundang-undangan.

Permintaan transparansi tersebut terutama berkaitan dengan kepastian bahwa seluruh tahapan perkara berjalan sesuai prosedur, mulai dari pemeriksaan para pihak, pembuktian hingga pengambilan keputusan oleh majelis hakim.

Keluarga korban juga berharap suasana di lingkungan pengadilan tetap kondusif selama seluruh rangkaian persidangan berlangsung. Mereka meminta agar persoalan yang terjadi di luar ruang sidang tidak mengganggu jalannya proses hukum.

Di sisi lain, harapan keluarga terhadap hukuman maksimal merupakan aspirasi dari pihak korban. Adapun keputusan mengenai terbukti atau tidaknya dakwaan serta jenis dan berat hukuman terhadap terdakwa sepenuhnya menjadi kewenangan majelis hakim berdasarkan fakta persidangan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Dengan persidangan yang masih berlangsung, keluarga korban berharap perkara tersebut dapat dituntaskan secara profesional dan memberikan kepastian hukum. Mereka juga meminta agar proses hukum tetap berjalan transparan dalam koridor aturan, sehingga putusan yang nantinya dijatuhkan dapat memberikan kejelasan bagi semua pihak.

Ketegangan yang sempat terjadi di lingkungan PN Sumbawa menjadi bagian dari dinamika perkara yang mendapat perhatian serius keluarga korban. Namun, keluarga menegaskan bahwa harapan utama mereka tetap pada proses hukum yang berjalan sesuai prosedur dan keputusan pengadilan yang berlandaskan fakta serta alat bukti yang terungkap di persidangan.

Keluarga korban kini menunggu kelanjutan proses persidangan dengan harapan perkara tersebut dapat diselesaikan secara adil dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.