Tamanews.id | Kontingen eSports Kabupaten Sumbawa berhasil mengukir sejarah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) NTB 2026. Untuk pertama kalinya sejak cabang olahraga eSports dipertandingkan, atlet Sumbawa sukses tj medali bagi daerah dengan meraih medali perak pada nomor eFootball Console.
Prestasi membanggakan tersebut diraih dalam pertandingan yang berlangsung selama dua hari, 19–20 Juli 2026, di Auditorium Kampus UIN Mataram. Turnamen ini diikuti atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kontingen eSports Kabupaten Sumbawa diperkuat oleh Tirta Guspada dan Yahya Akbar Firmansyah di bawah arahan pelatih Totok HD. Sejak pertandingan dimulai, keduanya tampil percaya diri dan mampu menunjukkan permainan yang konsisten.
Perjalanan Sumbawa menuju partai penentuan berlangsung impresif. Dalam sistem kompetisi liga yang diterapkan panitia, tim Sumbawa berhasil mencatatkan tiga kemenangan beruntun (win streak) yang membawa mereka bersaing di papan atas klasemen hingga laga terakhir.
Puncak persaingan terjadi saat Sumbawa berhadapan dengan kontingen Lombok Tengah dalam pertandingan penentuan juara. Duel berlangsung ketat dan penuh tensi tinggi. Kedua tim saling menekan hingga pertandingan harus berlanjut ke babak extra time.
Meski telah memberikan perlawanan maksimal, tim Sumbawa akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya. Di akhir kompetisi, Sumbawa dan Lombok Tengah sama-sama mengoleksi jumlah poin yang identik. Namun berdasarkan regulasi pertandingan, Lombok Tengah dinyatakan sebagai juara karena unggul dalam perhitungan agregat.
Dengan hasil tersebut, Lombok Tengah berhak membawa pulang medali emas, Kabupaten Sumbawa meraih medali perak, sedangkan Lombok Barat menempati posisi ketiga sekaligus memperoleh medali perunggu.
Raihan medali perak ini menjadi pencapaian bersejarah bagi dunia eSports Kabupaten Sumbawa. Selain menjadi medali pertama yang dipersembahkan cabang olahraga eSports di ajang PORPROV NTB, hasil tersebut juga menjadi bukti bahwa pembinaan atlet digital di Kabupaten Sumbawa mulai menunjukkan hasil yang membanggakan.
Keberhasilan ini sekaligus memperlihatkan bahwa eSports kini berkembang menjadi cabang olahraga prestasi yang mampu bersaing sejajar dengan cabang olahraga konvensional. Disiplin latihan, strategi, kerja sama tim, serta kemampuan membaca permainan menjadi faktor penting yang mengantarkan atlet Sumbawa mampu bersaing dengan daerah-daerah lain di NTB.
Pelatih dan atlet dinilai berhasil memanfaatkan momentum kompetisi dengan baik. Konsistensi permainan sepanjang turnamen menjadi salah satu modal utama hingga akhirnya mampu membawa pulang medali perak untuk Kabupaten Sumbawa.
Meski belum berhasil meraih medali emas, pencapaian tersebut menjadi motivasi besar bagi pembinaan eSports di Kabupaten Sumbawa agar semakin berkembang pada masa mendatang. Prestasi ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak atlet muda berbakat yang siap mengharumkan nama daerah pada ajang regional maupun nasional.
Perjuangan kontingen eSports Kabupaten Sumbawa di PORPROV NTB 2026 pun belum berakhir. Hingga berita ini diturunkan, pertandingan pada nomor Mobile Legends: Bang Bang, PUBG Mobile, dan Free Fire masih terus berlangsung.
Kontingen Sumbawa masih memiliki peluang untuk menambah koleksi medali pada tiga nomor tersebut. Dukungan masyarakat pun diharapkan terus mengalir agar para atlet mampu tampil maksimal dan kembali mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa di ajang olahraga terbesar tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut.


