Single News

Kartu Sumbawa Pintar Jadi Bukti Keseriusan Bupati Membangun Generasi Unggul untuk Masa Depan Daerah

Sumbawa, Tamanews.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali merealisasikan salah satu program unggulan yang dijanjikan kepada masyarakat. Senin (20/7/2026), Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. secara resmi meluncurkan Kartu Sumbawa Pintar (KSP) Tahun 2026, sebuah program bantuan pendidikan yang digadang-gadang menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi Tau Samawa yang unggul, berdaya saing, dan siap membangun daerah.

Peluncuran yang berlangsung di Ruang Sidang Utama H. Madelaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa tersebut dihadiri ratusan mahasiswa penerima beasiswa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, pimpinan perguruan tinggi, serta para orang tua mahasiswa penerima manfaat.

Program Kartu Sumbawa Pintar merupakan salah satu dari 12 Program Unggulan Pemerintahan Jarot–Ansori yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa Kartu Sumbawa Pintar bukan sekadar simbol bantuan pendidikan, melainkan bentuk keseriusan pemerintah dalam menyiapkan generasi masa depan yang mampu menjadi motor pembangunan daerah.

“Apa yang kita lakukan hari ini bukan hanya sebuah kartu, tetapi sebuah ikhtiar dan komitmen pemerintah agar anak-anak Sumbawa bisa mengenyam pendidikan tinggi,” tegas Bupati.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam, tetapi lebih ditentukan oleh kualitas manusia yang mengelolanya.

Kabupaten Sumbawa, lanjut Bupati, memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perikanan, kelautan hingga pertambangan. Namun seluruh potensi tersebut tidak akan memberikan manfaat optimal apabila tidak didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki pendidikan, kompetensi, dan karakter yang kuat.

“Kita memiliki tanah yang subur, laut yang luas, dan sumber daya alam yang melimpah. Tetapi semua itu tidak akan bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya kalau anak-anak Sumbawa tidak mendapatkan pendidikan yang baik,” ujarnya.

Pemkab Gelontorkan Lebih dari Rp10 Miliar

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Sumbawa melaporkan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa pada Tahun Anggaran 2026 mengalokasikan dana sebesar Rp7.547.050.000 untuk 459 mahasiswa penerima beasiswa melalui Program Kartu Sumbawa Pintar.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp2.782.500.000 sebagai pembayaran tahun kedua kerja sama pendidikan dengan Universitas Mataram bagi 15 mahasiswa, yang terdiri atas 10 mahasiswa Program Studi Kedokteran dan 5 mahasiswa Program Studi Farmasi.

Anggaran tersebut merupakan bentuk investasi pemerintah daerah dalam mencetak tenaga-tenaga profesional yang nantinya diharapkan kembali mengabdi dan membangun Kabupaten Sumbawa.

Pendidikan Menjadi Prioritas Pembangunan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jarot juga menyampaikan filosofi pembangunan yang menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan daerah.

Menurutnya, ukuran keberhasilan pembangunan bukan sekadar berdirinya gedung-gedung megah atau infrastruktur yang modern, melainkan hadirnya generasi muda yang mampu membawa perubahan di desa dan lingkungan tempat tinggalnya.

“Cahaya Sumbawa bukan karena lampu di Kantor Bupati, jalan-jalan, sekolah atau kantor pemerintah. Terangnya pembangunan Sumbawa ditentukan oleh nyalanya lilin di desa, yaitu anak-anak yang memperoleh pendidikan yang baik,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para mahasiswa yang hadir dalam acara peluncuran.

Beasiswa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Bupati menjelaskan, kehadiran Kartu Sumbawa Pintar juga menjadi langkah pembenahan sistem penyaluran bantuan pendidikan agar lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat memastikan bantuan pendidikan diterima langsung oleh mahasiswa yang memenuhi persyaratan sehingga proses pengelolaannya menjadi lebih tertib.

“Ini bukan ATM, tetapi bentuk kontribusi pemerintah dalam membantu biaya pendidikan anak-anak Sumbawa. Kami titipkan mereka kepada kampus masing-masing untuk belajar seperti mahasiswa pada umumnya,” jelasnya.

Siapkan SDM Hadapi Investasi dan Sekolah Terpadu

Lebih jauh, Bupati mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga kerja berkualitas akan semakin besar seiring hadirnya berbagai proyek strategis di Kabupaten Sumbawa.

Beberapa program yang tengah dipersiapkan antara lain pembangunan Sekolah Terintegrasi SMP dan SMA di Dusun Selang, Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, pembangunan Sekolah Rakyat, hingga masuknya berbagai investasi yang membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi tinggi.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi agar pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan kualitas manusianya.

Pesan untuk Generasi Tau Samawa

Mengakhiri sambutannya, Bupati Jarot berpesan kepada seluruh mahasiswa penerima Kartu Sumbawa Pintar agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Ia meminta para mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan akademik, membangun karakter, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Tau Samawa.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Tingkatkan karakter, jangan hanya akademik. Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi jangan pernah meninggalkan nilai-nilai Tau Samawa. Ketika nanti berhasil, pulanglah membangun desa. Jadilah lilin yang menerangi kampung halaman,” pesannya.

Peluncuran Kartu Sumbawa Pintar menjadi salah satu tonggak penting dalam implementasi visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera. Program ini tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa, tetapi juga mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi paling berharga untuk menghadapi tantangan masa depan serta mewujudkan generasi Tau Samawa yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.