Sumbawa, Tamanews.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat. Hal tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Sarasehan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia bersama Kepala Sekolah se-Kabupaten Sumbawa yang mengusung tema “Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua Anak Indonesia”, bertempat di Aula H. Madelaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (16/7/2026).


Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan langkah-langkah peningkatan mutu pendidikan, sekaligus menjadi ruang dialog antara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dengan para kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Sumbawa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Barat, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengawas sekolah, serta kepala sekolah mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK.
Dalam sambutan selamat datangnya, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah beserta jajaran ke Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, kehadiran Menteri menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pendidikan di daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Semoga kehadiran Bapak Menteri membawa keberkahan sekaligus semakin memperkuat pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Sumbawa,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan berbagai dukungan pemerintah pusat yang telah diterima Kabupaten Sumbawa dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya melalui program revitalisasi sekolah yang telah menyasar 49 satuan pendidikan, serta program digitalisasi pembelajaran berupa bantuan 653 unit smartboard untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP pada tahun 2026.
Menurut Bupati, bantuan tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi di Kabupaten Sumbawa.
“Kami berharap dukungan ini terus berlanjut sehingga semakin banyak sekolah di Kabupaten Sumbawa yang memperoleh fasilitas pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar,” katanya.
Selain itu, Bupati Jarot juga mengungkapkan rencana besar Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam membangun kawasan pendidikan terpadu sebagai pusat pendidikan unggulan di daerah.
Pemerintah daerah, kata dia, telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan sekolah terintegrasi mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA.
Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan lingkungan pendidikan modern dengan fasilitas yang lengkap, sistem pembelajaran terintegrasi, serta menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Sumbawa.
“Oleh karena itu kami berharap Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dapat memberikan dukungan agar rencana pembangunan kawasan pendidikan terpadu ini dapat segera direalisasikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed. menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki posisi yang sangat strategis dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan di Indonesia.
Menurutnya, seorang kepala sekolah tidak hanya bertugas menjalankan administrasi, tetapi juga harus menjadi pemimpin pembelajaran yang mampu menggerakkan perubahan di lingkungan sekolah.
“Kepala sekolah tidak hanya mengelola administrasi, tetapi juga menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan,” tegas Abdul Mu’ti.
Dalam arahannya, Menteri memaparkan sejumlah kebijakan prioritas Kemendikdasmen yang saat ini sedang dijalankan. Di antaranya penyederhanaan beban administrasi kepala sekolah, penguatan kepemimpinan sekolah, penataan penugasan guru Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga pemerataan kebutuhan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.
Selain itu, Menteri juga mengajak seluruh kepala sekolah untuk terus membangun budaya sekolah yang positif melalui keteladanan, penguatan pendidikan karakter, serta pemanfaatan teknologi secara bijak dalam proses pembelajaran.
Menurutnya, pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari keberhasilan sekolah membentuk karakter peserta didik yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kemampuan menghadapi tantangan masa depan.
Melalui sarasehan tersebut, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan sehingga berbagai kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara efektif di daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap sinergi yang terus terjalin bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mampu mempercepat terwujudnya pendidikan yang berkualitas, inklusif, merata, dan berdaya saing, sejalan dengan visi mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.


