TamaNews.id | Sumbawa Besar – Pecinta Mini4WD di Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan antusiasmenya melalui ajang DPRD Cup IBC IMI Mini4WD Championship Session 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Aula KONI Sumbawa, Minggu (23/8/2026).
Event yang mengusung tajuk Indonesia Basic Class (IBC) Mini4WD Sumbawa dengan tema “Surp Race Session 2 Tahun 2026” tersebut menjadi ruang bagi komunitas dan penggemar Mini4WD untuk menyalurkan hobi, mengasah kemampuan, sekaligus membangun semangat kompetisi di kalangan generasi muda.
Meski menggunakan mobil berukuran mini, atmosfer perlombaan berlangsung cukup serius. Setiap peserta dituntut memiliki ketelitian dalam menyiapkan kendaraan, memahami karakter lintasan, serta menentukan strategi agar mobil mampu melaju cepat dan tetap berada di jalur.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum mempertemukan para penggemar Mini4WD di Kabupaten Sumbawa. Kehadiran komunitas tersebut menunjukkan bahwa olahraga dan hobi otomotif memiliki ruang untuk terus berkembang di tengah masyarakat.
Ketua Panitia DPRD Cup Surp Race Mini4WD Championship Session 2 Tahun 2026, M. Febryan Nusantara AR Salengke, berharap kegiatan dapat berlangsung lancar serta mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.
Menurutnya, keberadaan event seperti ini penting untuk menjaga keberlangsungan komunitas sekaligus memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi para penggemar Mini4WD.
Selain menjadi ajang adu kemampuan, perlombaan juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarkomunitas Mini4WD di Sumbawa. Lebih jauh, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya mendorong berkembangnya olahraga dan hobi kreatif di kalangan generasi muda.
DPRD Dorong Pengembangan Arena Mini4WD
Dukungan terhadap perkembangan Mini4WD juga disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi NasDem, Johran Orek, yang hadir mewakili DPRD Sumbawa.
Johran mengaku cukup terkejut melihat permainan Mini4WD masih memiliki penggemar hingga saat ini. Ia bahkan mengaku pernah memainkan permainan tersebut sejak 1983.
“Saya kaget karena pernah memainkannya pada 1983 dan ternyata masih ada,” ujarnya.
Menurut Johran, keberadaan Mini4WD saat ini tidak hanya sebatas permainan atau hobi. Dengan masuknya Mini4WD sebagai salah satu cabang yang akan ditampilkan dalam eksebisi PON 2028, Sumbawa dinilai memiliki peluang untuk mengembangkan potensi atlet maupun komunitas yang ada.
Ia berharap Sumbawa mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk melahirkan peserta atau atlet yang dapat bersaing dan meraih prestasi.
“Insya Allah Sumbawa akan mendapat momentum dan juara terbaik pada PON nanti,” katanya.
Johran juga menyampaikan bahwa DPRD Sumbawa terbuka untuk berkolaborasi dalam mendukung pengadaan arena Mini4WD. Menurutnya, fasilitas yang memadai akan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas latihan dan kompetisi.
“Terkait pengadaan arena kami akan kolaborasi dengan ketua cabor yang juga sesama anggota DPRD Sumbawa di Komisi II,” tambahnya.
Dukungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan event, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk penguatan fasilitas dan pembinaan komunitas.
Menuju Eksebisi PON 2028
Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pengcab Sumbawa, Agung, menambahkan bahwa kegiatan Mini4WD tersebut memiliki prospek yang cukup besar.
Menurutnya, event yang digelar di Sumbawa menjadi salah satu bagian dari kegiatan eksebisi yang akan ditampilkan dalam ajang PON 2028.
Dengan demikian, kompetisi Mini4WD di daerah tidak hanya menjadi kegiatan komunitas, tetapi juga dapat menjadi bagian dari persiapan untuk memperkenalkan dan mengembangkan cabang olahraga tersebut secara lebih luas.
Keberadaan IMI sebagai wadah pembinaan juga diharapkan mampu membantu komunitas dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan perlombaan, pembinaan peserta, hingga pengembangan potensi atlet.
Apalagi, Mini4WD memiliki karakteristik tersendiri yang membutuhkan ketelitian, konsentrasi, kreativitas, kemampuan teknis, serta strategi dalam melakukan pengaturan kendaraan.
Chandra dari Tim Ninja Keluar Sebagai Juara
DPRD Cup IBC IMI Mini4WD Championship Session 2 Tahun 2026 diikuti oleh 12 peserta. Setelah melalui rangkaian perlombaan, posisi juara berhasil diraih oleh peserta dengan kemampuan terbaik.
Chandra dari Tim Ninja berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Erdin dari Tim Delvino, sementara Firman dari YN Tim berhasil meraih juara ketiga.
Hasil tersebut menjadi gambaran bahwa komunitas Mini4WD di Sumbawa mulai memiliki ruang kompetisi yang dapat mempertemukan para penggemar dalam suasana yang sportif.
Antusiasme peserta dan komunitas juga menjadi modal penting untuk mengembangkan event serupa pada masa mendatang.
Tidak menutup kemungkinan, kompetisi Mini4WD yang saat ini masih berkembang di tingkat komunitas dapat menjadi salah satu kegiatan yang semakin serius dengan dukungan pembinaan, fasilitas, dan penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan.
Bagi generasi muda, kegiatan seperti ini juga memberikan alternatif positif untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan teknis. Mini4WD tidak sekadar tentang kecepatan mobil di lintasan, tetapi juga berkaitan dengan kemampuan merakit, memodifikasi, mengatur komponen, membaca karakter lintasan, hingga menyusun strategi perlombaan.
Dengan adanya dukungan dari komunitas, IMI, DPRD, serta berbagai pihak lainnya, perkembangan Mini4WD di Kabupaten Sumbawa diharapkan semakin terarah.
Terlebih jika benar-benar diproyeksikan menjadi bagian dari eksebisi PON 2028, maka event-event lokal seperti DPRD Cup IBC IMI Mini4WD Championship dapat menjadi langkah awal untuk memperkenalkan sekaligus mempersiapkan potensi Sumbawa.
Ajang Session 2 Tahun 2026 ini pun menjadi bukti bahwa olahraga dan hobi otomotif memiliki ruang untuk berkembang di Kabupaten Sumbawa. Dari lintasan sederhana dan kompetisi komunitas, bukan tidak mungkin akan lahir talenta baru yang mampu membawa nama Sumbawa ke level yang lebih tinggi.


