Single News

Pemkab dan Forkopimda Sumbawa Koordinasi ke Pemprov NTB, Bahas Pengelolaan SDA dan Lingkungan

Tamanews.id, Mataram – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumbawa melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, Rabu (14/10/2026). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka koordinasi terkait tugas dan fungsi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), terutama dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kerja antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi. Koordinasi lintas pemerintahan dinilai penting untuk menyelaraskan kebijakan, memperkuat komunikasi antarlembaga, serta membangun kesamaan langkah dalam menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan sektor energi, sumber daya mineral, lingkungan hidup, dan kehutanan.

Kabupaten Sumbawa memiliki potensi sumber daya alam yang perlu dikelola secara terencana dan bertanggung jawab. Potensi tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah, membuka peluang ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, pemanfaatannya juga membutuhkan perhatian terhadap aspek lingkungan agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, koordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB menjadi penting karena pengelolaan sektor energi dan sumber daya mineral serta lingkungan hidup dan kehutanan melibatkan tugas, fungsi, dan kewenangan berbagai instansi pemerintahan. Penyelarasan kebijakan diharapkan dapat membantu memastikan setiap langkah yang diambil berjalan sesuai ketentuan dan mendukung kepentingan masyarakat.

Melalui kunjungan kerja bersama Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berupaya memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dalam membangun komunikasi yang lebih efektif. Hubungan kerja yang baik antarlembaga menjadi salah satu faktor penting agar persoalan di daerah dapat dibahas secara terarah dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

Koordinasi tersebut juga relevan dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan sumber daya alam. Di satu sisi, potensi energi dan sumber daya mineral dapat menjadi bagian dari penggerak kegiatan ekonomi. Di sisi lain, pemanfaatannya perlu memperhatikan dampak terhadap lingkungan, kondisi sosial masyarakat, serta keberlanjutan sumber daya untuk generasi mendatang.

Karena itu, kebijakan di bidang energi dan sumber daya mineral perlu berjalan selaras dengan upaya perlindungan lingkungan hidup dan pengelolaan kehutanan. Keseimbangan antara pemanfaatan potensi daerah dan pelestarian lingkungan menjadi hal penting agar pembangunan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan dalam jangka panjang.

Kehadiran Forkopimda dalam kunjungan kerja ini turut mencerminkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Berbagai persoalan yang berkaitan dengan sumber daya alam dan lingkungan membutuhkan komunikasi serta kerja sama antarpemangku kepentingan agar penanganannya dapat dilakukan secara terkoordinasi.

Selain itu, penyelarasan kebijakan antara pemerintah kabupaten dan provinsi diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah terkait. Dengan koordinasi yang berkelanjutan, komunikasi antarlembaga dapat berjalan lebih efektif, terutama ketika diperlukan pembahasan mengenai kebijakan, pengawasan, maupun tindak lanjut persoalan di lapangan.

Bagi Kabupaten Sumbawa, pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab memiliki arti penting dalam mendukung arah pembangunan daerah. Potensi yang dimiliki perlu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus dikelola dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku dan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Oleh sebab itu, sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB diharapkan tidak berhenti pada pertemuan koordinasi, tetapi juga menjadi landasan bagi penguatan kerja sama sesuai tugas dan kewenangan masing-masing pihak. Komunikasi yang terbuka dan berkesinambungan diperlukan agar berbagai agenda pembangunan dapat berjalan searah serta memberikan manfaat yang optimal bagi daerah.

Kunjungan kerja di Mataram pada 14 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Forkopimda untuk memperkuat kolaborasi lintas pemerintahan. Melalui koordinasi terkait sektor ESDM serta lingkungan hidup dan kehutanan, sinergi antarlembaga diharapkan semakin solid dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana, perlindungan lingkungan, dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pada akhirnya, koordinasi dan kolaborasi yang kuat menjadi modal penting bagi Kabupaten Sumbawa untuk mengoptimalkan potensi daerah tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung kemajuan daerah sekaligus mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat Sumbawa secara berkelanjutan.