Single News

Lantik 18 Kepala Desa, Bupati Tegaskan Kemajuan Sumbawa Harus Dimulai dari Desa

Tamanews.id, Sumbawa – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., melantik 18 kepala desa di Kabupaten Sumbawa, Senin (19/10/2026). Dalam pelantikan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah harus dimulai dari desa sebagai fondasi utama untuk mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera.

Bupati Jarot mengingatkan para kepala desa yang baru dilantik agar menjadikan pembangunan desa sebagai prioritas dalam menjalankan amanah. Menurutnya, kemajuan Kabupaten Sumbawa tidak bisa dilepaskan dari perkembangan setiap desa yang menjadi bagian dari wilayah pemerintahan daerah.

“Saya mengajak dan berharap agar Kades yang dilantik hari ini untuk membangun dari Desa untuk Kabupaten Sumbawa,” ungkap Jarot.

Ia menjelaskan, pembangunan yang dilakukan secara baik dari tingkat desa akan memberikan dampak terhadap kemajuan wilayah yang lebih luas. Desa yang berkembang akan mendukung kemajuan kecamatan, sementara kecamatan yang semakin baik akan memperkuat pembangunan Kabupaten Sumbawa secara keseluruhan.

“Jadi Desa kita bangun dengan baik, Kecamatan juga kita bangun dengan baik, insyaallah Sumbawa akan menjadi lebih baik. Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera saya yakin pasti terwujud,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa desa bukan sekadar wilayah administratif, melainkan bagian penting dari arah pembangunan daerah. Berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan pemerintahan, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi warga, membutuhkan perhatian dan perencanaan yang sesuai dengan kondisi masing-masing desa.

Para kepala desa juga diharapkan mampu memahami kebutuhan masyarakat secara langsung, sehingga program pembangunan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi warga. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga pada hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

Bupati Jarot berharap para kepala desa yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mendorong pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Kepemimpinan di tingkat desa dinilai memiliki peran strategis karena berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari warga.

Sebanyak 18 kepala desa yang dilantik terdiri atas kepala desa petahana yang kembali terpilih dan kepala desa baru hasil pemilihan kepala desa. Pelantikan ini sekaligus menjadi awal bagi para pemimpin desa tersebut untuk menjalankan tugas pemerintahan dan melanjutkan pembangunan di wilayah masing-masing.

Adapun 18 kepala desa yang dilantik yakni Saifuddin Leka dari Desa Padesa, Edy Firmansyah dari Desa Rhee, Subadri dari Desa Tatede, M. Nur dari Desa Labuhan Ijuk, dan M. Rizal dari Desa Pidang.

Selanjutnya, M. Husni dilantik sebagai Kepala Desa Aimual, Kecamatan Lantung; Dedy Darmansyah sebagai Kepala Desa Pemasar; Heri Kuswanto sebagai Kepala Desa Pamanto; Jonimansyah sebagai Kepala Desa Telaga; Abdullah, S.H., sebagai Kepala Desa Nijang; serta Abdul Haris sebagai Kepala Desa Karang Dima.

Daftar berikutnya meliputi Jumriadi sebagai Kepala Desa Banda, Khairul Ahyar HK sebagai Kepala Desa Dete, Jamaluddin sebagai Kepala Desa Prode SP 1, Drs. Suharyanto sebagai Kepala Desa Bunga Eja, Drs. Aman sebagai Kepala Desa Jotang Beru, Khairuddin Manca sebagai Kepala Desa Mapin Beru, dan Jumaidi sebagai Kepala Desa Labangka.

Dari 18 kepala desa tersebut, Saifuddin Leka, Edy Firmansyah, Subadri, Dedy Darmansyah, Jumriadi, Jamaluddin, Drs. Suharyanto, dan Khairuddin Manca merupakan petahana yang kembali terpilih. Sementara itu, sepuluh lainnya merupakan kepala desa baru hasil pemilihan.

Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi para kepala desa untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mengelola potensi desa secara optimal. Tantangan pembangunan di setiap desa tentu berbeda, sehingga diperlukan kepemimpinan yang mampu menyusun prioritas berdasarkan kebutuhan warga dan kemampuan yang dimiliki.

Pembangunan desa juga membutuhkan sinergi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten agar program yang dijalankan dapat saling mendukung. Koordinasi tersebut penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan perencanaan pembangunan daerah.

Dengan menempatkan desa sebagai fondasi pembangunan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap kemajuan dapat dirasakan secara lebih merata. Amanah yang kini diemban 18 kepala desa tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkuat pemerintahan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan bersama-sama mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera.