SUMBAWA, Tamanews.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali melakukan pengisian jabatan strategis melalui mutasi dan pelantikan pejabat di lingkungan birokrasi. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menegaskan pentingnya pelayanan publik yang humanis serta komitmen kuat terhadap prinsip anti korupsi.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, hingga kepala sekolah itu berlangsung di Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (6/5/2026), dan dihadiri sejumlah pejabat lingkup Pemda Sumbawa.
Bupati menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, tanggung jawab, serta orientasi pelayanan kepada masyarakat.
“Pelayanan publik harus dilakukan secara humanis, cepat, dan tidak berbelit. Yang paling penting, tidak boleh ada praktik korupsi dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
Empat jabatan strategis yang sebelumnya mengalami kekosongan kini resmi terisi. Seluruh pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi terbuka oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel) yang telah berlangsung selama beberapa bulan, dengan mengedepankan prinsip profesionalitas, transparansi, dan berbasis kompetensi.
Adapun pejabat yang dilantik yakni Kaharuddin, SE., M.Ec.Dev yang sebelumnya menjabat Sekretaris BKAD kini dipromosikan sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Kemudian, Drs. Iwan Sofian yang sebelumnya Camat Sumbawa kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Sosial.
Selanjutnya, Ulumuddin, SE yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Sementara Khaeruddin, SE., M.Si yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan kini memimpin Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
Bupati juga mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar mampu bekerja secara kolaboratif, menjaga kepercayaan publik, serta menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Dengan terisinya posisi-posisi strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis kinerja birokrasi akan semakin optimal, sekaligus mampu mendorong percepatan pembangunan daerah yang berorientasi pada pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berkeadilan.


