Tamanews.id | Sumbawa – Bupati Kabupaten Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menegaskan pentingnya menjaga kewajiban zakat dan infak sebagai bagian dari keberkahan rezeki. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sinergi Zakat untuk Umat yang dirangkaikan dengan pendistribusian 1.000 paket sembako Ramadhan oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumbawa, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo I Sumbawa itu juga dirangkaikan dengan penunaian zakat pimpinan daerah Kabupaten Sumbawa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa, perwakilan PT Amman Mineral Nusa Tenggara, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Bupati Jarot menyampaikan bahwa zakat dan infak memiliki makna penting dalam kehidupan umat, tidak hanya sebagai kewajiban agama tetapi juga sebagai sarana menjaga keberkahan rezeki.
“Zakat dan infak itu seperti mata air yang terus mengalir. Jika mata airnya besar maka alirannya juga besar. Namun jika kita tidak menunaikan zakat dan infak, maka mata air tersebut bisa tersumbat bahkan hilang,” ujar Bupati Jarot.
Menurutnya, menunaikan zakat dan infak juga menjadi salah satu cara untuk mensucikan harta serta mendatangkan keberkahan dalam kehidupan.
“Zakat dan infak dapat mensucikan harta kita, melindungi kita dari berbagai marabahaya, serta memberikan kesehatan bagi tubuh kita,” katanya.
Bupati Jarot pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menggalakkan gerakan zakat dan infak, bukan hanya di kalangan pemerintah tetapi juga di seluruh lapisan masyarakat.
“Marilah kita galakkan zakat dan infak ini. Bukan hanya untuk bupati atau pemerintah, tetapi untuk kita semua. Kita harus menjaga saluran rezeki kita agar tetap lancar,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa juga menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Sumbawa atas kinerja dan pengelolaan zakat yang dinilai semakin baik dan amanah.
“Semoga Baznas Kabupaten Sumbawa dapat terus meningkatkan kinerjanya dan menjadi rujukan bagi masyarakat dalam menyalurkan zakat dan infak,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumbawa, Sukri Rahmat, menyampaikan bahwa pengumpulan zakat dan infak di Kabupaten Sumbawa menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
Ia menjelaskan, sejak Januari hingga Maret 2026 total dana zakat yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp1,5 miliar, dengan total pendistribusian sebesar Rp1.489.207.000 kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah zakat dan infak yang terkumpul mengalami peningkatan. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat untuk berbagi dan membantu sesama semakin baik,” ujar Sukri Rahmat.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumbawa, Wakil Bupati, serta seluruh masyarakat yang terus mendukung program pengumpulan dan penyaluran zakat di daerah tersebut.
“Semoga zakat dan infak ini membawa keberkahan bagi kita semua, bagi daerah kita, dan bagi keluarga kita,” katanya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan zakat mal oleh Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot yang didampingi istrinya, Ida Fitria Syarafuddin Jarot, kepada Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa.
Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan paket sembako Ramadhan dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara sebanyak 5.760 paket serta 150 sarung yang akan didistribusikan kepada masyarakat di delapan kecamatan di Kabupaten Sumbawa.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan dunia usaha tersebut diharapkan bantuan yang disalurkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan.