Single News

“Jangan Korupsi Ya, Pak Bupati!” Pesan Polos Anak Warnai Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI di Sumbawa

TamaNews.id | Sumbawa Besar – Suasana Malam Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sumbawa berlangsung meriah dan penuh keakraban. Namun, ada satu momen yang langsung mencuri perhatian.

Seorang anak secara polos menyampaikan pesan kepada Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P.

Jangan korupsi ya, Pak Bupati.

Pesan singkat tersebut sontak menjadi salah satu momen menarik dalam Malam Tasyakuran yang digelar di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Selasa malam (18/8/2026).

Momen tersebut sekaligus menjadi simbol sederhana tentang harapan generasi muda terhadap pemerintahan yang bersih, amanah, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Bupati Jarot merespons pesan tersebut dengan hangat. Ia kemudian mendorong sang anak untuk terus mengejar cita-citanya menjadi guru dengan memilih sekolah dan jurusan yang sesuai. Bupati juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan melalui beasiswa.

Bupati Jarot: Uang Rakyat Harus Kembali ke Rakyat

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI tidak hanya menjadi ajang syukuran, tetapi juga dimanfaatkan Bupati Jarot untuk menyampaikan sejumlah pesan terkait arah pembangunan Kabupaten Sumbawa.

Bupati mengajak seluruh masyarakat mensyukuri kondisi Sumbawa yang hingga saat ini tetap aman, damai dan kondusif.

Ia juga menyinggung kondisi fiskal daerah yang masih terkendali. Pemenuhan hak ASN dan PPPK tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, dengan sekitar 44,55 persen belanja APBD dialokasikan untuk belanja pegawai.

Namun, Bupati menegaskan bahwa pemenuhan hak aparatur harus berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja.

Sebab, anggaran yang digunakan pemerintah merupakan uang masyarakat yang harus kembali dalam bentuk pelayanan publik dan pembangunan yang memberikan manfaat nyata.

“Setiap anggaran yang digunakan merupakan uang rakyat yang harus kembali dalam bentuk pelayanan dan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurut Bupati, keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bekerja dan berinovasi.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumbawa pada 2025 tercatat mencapai 4,29 persen. Sementara investasi melalui Pembentukan Modal Tetap Bruto mencapai sekitar Rp7,65 triliun, dengan PDRB per kapita berada di kisaran Rp36,33 juta.

Capaian tersebut, kata dia, harus diterjemahkan menjadi peningkatan kesempatan kerja, pendapatan masyarakat, pelayanan publik, serta pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Rangkaian HUT RI Digelar Sejak Awal Agustus

Ketua Panitia Penyelenggara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menyampaikan bahwa berbagai kegiatan telah digelar sejak 1 Agustus 2026.

Sejumlah agenda tersebut antara lain Lomba Kebersihan Desa/Kelurahan, permainan rakyat antar-OPD, Gerak Jalan Ketepatan Waktu, pelayanan kesehatan gratis dan donor darah, pawai alegoris, pengukuhan Paskibraka, renungan suci, upacara HUT RI, pemberian remisi hingga Malam Tasyakuran.

Rangkaian kegiatan masih akan berlanjut melalui Event JARun 2026 yang dijadwalkan berlangsung Minggu, 23 Agustus 2026.

Budi mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian kegiatan tersebut.

Menurutnya, antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa semangat gotong royong, nasionalisme dan kebersamaan masih menjadi kekuatan besar masyarakat Sumbawa.

Digitalisasi Pajak Daerah Ikut Diluncurkan

Malam Tasyakuran juga dirangkaikan dengan Smart Launching Optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah melalui Digitalisasi Sistem Pembayaran.

Pada kesempatan yang sama dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT Bank NTB Syariah dan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sumbawa.

Digitalisasi sistem pembayaran tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola penerimaan daerah sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan dan retribusi daerah.

Selain itu, sejumlah penghargaan, bantuan dan apresiasi juga diberikan kepada masyarakat maupun perangkat daerah yang dinilai berkontribusi dalam pembangunan dan pelaksanaan rangkaian HUT ke-81 RI.

Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata

Malam Tasyakuran akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni penutup peringatan HUT RI.

Momentum tersebut menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali memperkuat persatuan, gotong royong, integritas dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Bupati Jarot mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga Sumbawa tetap aman, damai dan bersatu.

Kita jaga Sumbawa tetap aman, damai dan bersatu, serta kita lanjutkan kerja nyata untuk mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju dan sejahtera,” tegasnya.

Pesan sederhana seorang anak tentang antikorupsi pun seakan menjadi penutup yang kuat: bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang menghadirkan pemerintahan yang bersih dan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.

Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.