Single News

Buka Event Trabas di Desa Kakiang, Wabup Sumbawa Sebut Kegiatan Otomotif Bisa Gerakkan Ekonomi Desa

Tamanews.id | Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, melepas ratusan peserta kegiatan trabas yang digelar di Desa Kakiang, Kecamatan Moyo Hilir, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Kakiang tersebut turut dihadiri Camat Moyo Hilir, Sekretaris Camat, jajaran Polsek Moyo Hilir, Kepala Desa Kakiang, serta masyarakat setempat.

Kegiatan trabas yang diikuti para pecinta otomotif dan petualangan alam tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan masyarakat, tetapi juga dipandang sebagai sarana membangun partisipasi sosial, menumbuhkan kecintaan terhadap alam, serta menggerakkan perekonomian desa.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi atas inisiatif masyarakat dan pemerintah desa yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan positif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan event trabas di Desa Kakiang menjadi bukti bahwa desa-desa di Kabupaten Sumbawa memiliki potensi besar untuk mengembangkan berbagai kegiatan kreatif dan produktif yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan trabas di Desa Kakiang ini. Kegiatan seperti ini menjadi pemicu tumbuh dan berkembangnya berbagai aktivitas positif di desa,” ujar Wakil Bupati.

Ia menegaskan bahwa kegiatan trabas tidak semata-mata dipandang sebagai olahraga otomotif, tetapi juga merupakan ruang partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan energi dan kreativitas dalam kegiatan yang positif.

“Trabas bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi ruang partisipasi masyarakat, terutama para pemuda. Dengan kegiatan seperti ini, kita diajak untuk semakin mencintai alam sekaligus membangun desa melalui aktivitas yang positif,” ungkapnya.

Wakil Bupati berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan di berbagai kecamatan lainnya di Kabupaten Sumbawa sebagai bagian dari upaya membangun semangat kebersamaan, memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

“Ini bisa dilakukan di berbagai tempat. Kecamatan-kecamatan lain juga dapat menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Yang paling utama adalah bagaimana kita menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan lingkungan,” katanya.

Selain memiliki nilai sosial dan lingkungan, Wabup Ansori menilai kegiatan trabas juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai mampu menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Saya yakin dengan kegiatan seperti ini masyarakat hadir semua. Ada pelaku UMKM, ada warung, ada toko-toko dan berbagai usaha lainnya yang ikut bergerak. Ini tentu menjadi peluang ekonomi yang sangat baik bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan berbasis komunitas yang melibatkan banyak peserta memiliki efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian masyarakat, terutama dalam meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil di tingkat desa.

Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap kegiatan trabas dan event-event serupa dapat menjadi agenda rutin di Kabupaten Sumbawa sehingga masyarakat semakin terbiasa berpartisipasi dalam kegiatan yang produktif dan memberikan manfaat luas.

“Tujuannya adalah bagaimana kita semua dalam kehidupan bermasyarakat selalu berada dalam kegiatan yang positif. Pada akhirnya, kegiatan seperti ini dapat meningkatkan usaha-usaha masyarakat yang ada di desa, mempererat kebersamaan, serta menjaga kelestarian alam,” pungkasnya.

Pelaksanaan event trabas di Desa Kakiang tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selain menjadi ajang silaturahmi antar komunitas otomotif, kegiatan ini juga menjadi contoh bagaimana olahraga, pariwisata, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan dalam mendukung pembangunan desa di Kabupaten Sumbawa.