Tamanews.id | Sumbawa, 2 November 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai mematangkan arah pembangunan daerah untuk Tahun 2027. Melalui Summit Penajaman Prioritas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta menyelaraskan rencana kerja dengan prioritas pembangunan agar program yang disusun benar-benar terarah, terukur, dan siap dilaksanakan.



Kegiatan yang berlangsung di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (2/11/2026), dihadiri Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori. Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, seluruh kepala OPD, serta para camat se-Kabupaten Sumbawa.
Summit tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.A.P. Dalam pengantarnya, ia menjelaskan bahwa forum ini menjadi langkah awal untuk menyelaraskan sekaligus mempertajam rencana kerja seluruh perangkat daerah dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sumbawa Tahun 2027.
Ada dua agenda utama yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Pertama, mendengarkan pemaparan rencana kerja pemerintah daerah. Kedua, mempersiapkan pembahasan lanjutan secara tatap muka yang dijadwalkan pada Selasa, 10 November 2026.
Untuk itu, seluruh OPD diminta menyiapkan materi presentasi secara matang. Langkah tersebut diperlukan agar proses penyempurnaan dokumen RKPD dapat berlangsung lebih terarah dan komprehensif, sekaligus menyesuaikan kebutuhan perencanaan pembangunan daerah.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam arahannya menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antar-OPD. Menurutnya, sinergi antarperangkat daerah menjadi faktor penting dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Proyek Strategis Daerah (PSD).
Ia mengingatkan agar setiap program mendapatkan pengawalan yang baik sehingga pelaksanaannya berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Seluruh jajaran pemerintah daerah juga diajak memperkuat semangat pelayanan dan pengabdian untuk mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.
Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa penajaman RKPD 2027 merupakan momentum penting untuk memastikan rencana pembangunan segera diterjemahkan menjadi langkah kerja yang konkret. Ia meminta setiap OPD memperbaiki dan menyempurnakan rencana kerjanya sehingga ketika pembahasan lanjutan dilaksanakan, program yang diajukan sudah lebih siap untuk dieksekusi.
Bupati juga menyoroti perlunya percepatan kinerja serta pemanfaatan digitalisasi dalam memantau perkembangan pelaksanaan program. Evaluasi progres secara mingguan dinilai penting untuk memastikan setiap perangkat daerah bekerja sesuai target sekaligus mendeteksi lebih awal kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan kegiatan.
Karena itu, seluruh kepala OPD diminta bergerak cepat, bekerja optimal, dan memastikan tidak ada perangkat daerah yang tertinggal dalam pencapaian target pembangunan. Pemantauan secara berkala diharapkan membuat pelaksanaan program lebih terkendali dan hasilnya dapat diukur secara jelas.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heri Wibowo, S.Si., M.Si., memaparkan arah pembangunan daerah Tahun 2027 sebagai bagian dari tahapan pelaksanaan RPJMD Kabupaten Sumbawa 2025–2029.
Dengan visi “Terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera”, pembangunan daerah diarahkan melalui lima misi, 17 tujuan, 33 sasaran, 10 Indikator Kinerja Utama (IKU), serta 45 program unggulan.
Adapun tema RKPD Tahun 2027 adalah “Memantapkan Daya Saing Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat melalui Penguatan SDM Unggul, Lingkungan Hijau Lestari, Pemerintahan Berkinerja, dan Peningkatan Produktivitas.”
Tema tersebut menjadi pijakan dalam menentukan prioritas pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian lingkungan dan penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan produktivitas dan hilirisasi produk unggulan, hingga percepatan penurunan kemiskinan serta pemerataan pembangunan antarwilayah.
Penajaman prioritas juga diarahkan untuk menyelaraskan program strategis nasional dan daerah. Sejumlah agenda yang menjadi perhatian di antaranya pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan, hilirisasi ayam terintegrasi, pengembangan kawasan garam nasional, kawasan transmigrasi, Sekolah Rakyat, SMA Unggulan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Samota, Koperasi Merah Putih, rumah layak huni, pengembangan komoditas kopi, serta revitalisasi satuan pendidikan.
Selain program strategis nasional, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga memberikan perhatian terhadap sejumlah agenda pembangunan daerah. Di antaranya pembangunan lanjutan RSUD, revitalisasi puskesmas dan pasar tradisional, penanaman serta pemeliharaan pohon, pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK), penyediaan air bersih melalui SPAM Air Ngelar, pembangunan venue PON, pengembangan kawasan Kota Pusaka, serta penguatan kalender kegiatan olahraga, budaya, dan pariwisata.
Beragam program tersebut menunjukkan bahwa arah pembangunan Sumbawa Tahun 2027 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh peningkatan kualitas pelayanan dasar, penguatan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, dan pengembangan potensi daerah.
Melalui Summit Penajaman Prioritas RKPD ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama mengenai arah dan sasaran pembangunan. Keselarasan perencanaan, koordinasi lintas sektor, serta evaluasi kinerja secara berkala menjadi modal penting agar setiap program tidak berhenti pada dokumen perencanaan, tetapi benar-benar terlaksana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan perencanaan yang semakin matang dan pelaksanaan yang terukur, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menargetkan prioritas pembangunan Tahun 2027 dapat berjalan lebih efektif serta mendorong percepatan terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.


