Single News

Investasi Masa Depan, Anggota DPRD Desak Salman Alfarizi Fakultas Kedokteran Negeri di Pulau Sumbawa

Mataram, tamanews – Legislator berpengaruh dari Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Salman Alfarizi, SH, kembali menyuarakan urgensi pendirian Fakultas Kedokteran (FK) negeri di Pulau Sumbawa. Anggota DPRD Provinsi NTB dari Fraksi PAN ini menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan regional, melainkan sebuah strategi krusial untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di sektor pendidikan dan kesehatan, khususnya di wilayah timur NTB.

​Salman Alfarizi, yang merupakan representasi Dapil V (Sumbawa-Sumbawa Barat), melihat Sumbawa memiliki potensi besar untuk bertransformasi menjadi pusat pendidikan kesehatan regional. Ia memaparkan sejumlah argumen mendesak yang menjadikan kehadiran FK negeri sebagai keharusan:

Mengatasi Ketimpangan Layanan Kesehatan

​Politisi Udayanan ini menyoroti disparitas layanan kesehatan yang ekstrem. Selama ini, masyarakat di pelosok Sumbawa terpaksa menempuh perjalanan jauh ke kota besar untuk mendapatkan perawatan memadai.

​“Dengan adanya FK di Sumbawa, kebutuhan tenaga dokter akan lebih cepat terpenuhi. Yang terpenting, masyarakat kita tidak perlu lagi harus jauh-jauh ke kota besar untuk mendapatkan layanan kesehatan,” tegas Salman. Kehadiran FK, menurutnya, akan menjadi akselerator dalam penyediaan dokter yang siap ditempatkan di daerah terpencil.

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Lokal

​Pendirian FK negeri diyakini akan membuka gerbang bagi putra-putri daerah Sumbawa untuk mengejar cita-cita menjadi dokter tanpa harus merantau. Dampak jangka panjangnya adalah peningkatan kualitas SDM, serta mendorong kembalinya tenaga medis lokal untuk mengabdi dan membangun daerahnya sendiri.

Mendorong Transformasi Universitas Samawa (UNSA)

​Salman Alfarizi melihat rencana ini sangat sinkron dengan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang tengah memperjuangkan penegerian UNSA. Keberadaan fakultas kedokteran akan menjadi nilai tawar strategis bagi UNSA, menjadikannya universitas negeri yang lebih kompetitif dan unggul di kawasan tersebut.

​Solusi Kekurangan Dokter dan Penggerak Ekonomi

​Anggota DPRD NTB ini menekankan bahwa FK negeri di Sumbawa adalah solusi jangka panjang untuk mengatasi tantangan kekurangan dokter, khususnya di tingkat desa.

​Lebih dari itu, Salman meyakini bahwa kehadiran institusi pendidikan kedokteran akan membawa dampak ekonomi domino yang signifikan. Mulai dari menggerakkan sektor UMKM, penyediaan jasa akomodasi, hingga layanan penunjang lainnya. “Jika pendidikan dan kesehatan berjalan maksimal, maka pembangunan daerah akan jauh lebih baik ke depannya,” tandasnya.

​Di akhir pernyataannya, Salman Alfarizi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemprov NTB, khususnya Gubernur, atas perhatian serius terhadap pendidikan dan kesehatan di Sumbawa. Ia secara khusus memuji upaya Pemprov dalam penegerian UNSA dan peningkatan status RSUD H.L. Manambai Abdulkadir (RSMA) ke tipe B, sebagai manifestasi nyata dari pemerataan fasilitas.

​Melalui dukungan kuat dan argumentasi yang komprehensif ini, Salman Alfarizi berharap agar rencana pendirian Fakultas Kedokteran negeri di Sumbawa dapat segera direalisasikan, karena ini adalah investasi besar bagi masa depan Pulau Sumbawa secara keseluruhan.

Previous slide
Next slide