Single News

Wabup Ansori Resmikan DAK Air Minum dan Dukung Pelestarian Tradisi Kelungkung

Tamanews.id | Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri prosesi adat Sedekah Buka Tana’ sekaligus meresmikan pembangunan DAK Air Minum di Desa Kelungkung, Kecamatan Batulanteh, pada Jumat (21/11). Rangkaian kunjungan dimulai dengan pelaksanaan salat Jumat, di mana Wabup Ansori bertindak sebagai imam di Masjid Nurul Hidayah, desa setempat. Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat yang telah menantikan momentum penting bagi desa mereka tersebut.

Sedekah Buka Tana’ merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Kelungkung sebagai bentuk syukur menyambut musim tanam. Prosesi ini tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga simbol doa dan harapan agar hasil pertanian masyarakat diberkahi. Dalam sambutannya, Wabup Ansori menyampaikan apresiasi mendalam terhadap pelestarian budaya lokal tersebut. Menurutnya, tradisi seperti ini bukan hanya aspek seremonial, melainkan juga perekat sosial yang menjaga nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

Lebih jauh, Wabup menyoroti pentingnya menjaga kelestarian alam, khususnya sumber air. Ia menegaskan bahwa air merupakan elemen vital bagi keberlangsungan hidup dan pembangunan desa.
“Menjaga air berarti menjaga masa depan kita semua. Pelestarian hutan adalah syarat utama untuk memastikan air tetap tersedia. Jika terjadi kerusakan hutan, reboisasi harus dilakukan demi mengembalikan fungsi ekologisnya,” ujar Ansori di hadapan warga.

Wabup juga berharap kehadiran DAK Air Minum di Desa Kelungkung dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya pengelolaan yang baik, gotong royong dalam perawatan fasilitas, serta kesadaran warga untuk menjaga sumber air demi kepentingan bersama.
“Semoga fasilitas ini benar-benar menjadi solusi kebutuhan air bersih masyarakat Kelungkung dan mampu meningkatkan kualitas hidup warga,” tambahnya.

Kepala Desa Kelungkung, Muhammad Saleh, menyampaikan ungkapan syukur atas berdirinya fasilitas air minum tersebut. Ia mengakui bahwa selama bertahun-tahun masyarakat menghadapi tantangan serius dalam memperoleh air bersih, meski desa mereka berada tidak jauh dari sumber air di Semongkat.
“Secara geografis, Kelungkung berada di dataran yang lebih tinggi dibandingkan Semongkat. Kondisi ini membuat aliran air sulit naik ke wilayah kami. Dengan adanya DAK Air Minum ini, alhamdulillah warga akhirnya dapat mengakses air bersih secara layak dan lebih merata,” jelasnya.

Peresmian ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan kesejahteraan masyarakat Kelungkung melalui ketersediaan air yang lebih memadai.

Previous slide
Next slide

Share Now