Single News

Tiga Ruas Jalan Penting di Sumbawa Disetujui Pusat, Syamsul Fikri Apresiasi Perjuangan Gubernur NTB

TamaNews.id — Sebagai salah satu Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Dapil V Sumbawa–Sumbawa Barat, Syamsul Fikri memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang berhasil memperjuangkan pembangunan tiga ruas jalan strategis di Kabupaten Sumbawa hingga disetujui oleh pemerintah pusat.

Pembangunan tiga ruas jalan tersebut dipastikan akan segera direalisasikan setelah terakomodir dalam Inpres Jalan Daerah (IJD) dan mendapat persetujuan dari Menteri PUPR. Proyek ini akan dikerjakan melalui skema Multi Years Contract (MYC).

Adapun tiga ruas jalan yang masuk dalam program IJD yaitu:

  • Ruas Batudulang–Tepal dengan nilai Rp78 miliar,
  • Ruas Tepal–Batu Rotok senilai Rp205 miliar, dan
  • Ruas Lenangguar–Teladan sebesar Rp29 miliar.

Apresiasi Perjuangan Gubernur Iqbal

“Sebagai wakil masyarakat Sumbawa–KSB di DPRD Provinsi NTB, tentu saya sangat mengapresiasi upaya Gubernur Miq Iqbal,” ujar Syamsul Fikri, yang juga merupakan Anggota Komisi IV DPRD NTB sekaligus Sekretaris Fraksi Demokrat, Senin (10/11/2025).

Ia menegaskan, perjuangan memastikan tiga ruas jalan tersebut masuk dalam program IJD bukan hal yang mudah. Namun hasilnya akan membawa dampak positif besar bagi masyarakat.

“Banyak dampak positifnya. Pertama, akses antar kecamatan semakin terbuka. Kedua, aktivitas ekonomi masyarakat akan meningkat,” tambah mantan pimpinan DPRD Sumbawa itu.

Menurut Syamsul Fikri, perhatian Gubernur Iqbal terhadap pembangunan di wilayah Sumbawa dan Sumbawa Barat sejauh ini sangat luar biasa dan tidak menunjukkan kesan pilih kasih.

“Miq Iqbal telah menunjukkan dirinya sebagai pemimpin yang adil. Semua daerah mendapat perhatian yang sama,” tegasnya.

Perjuangan Bersama Bupati Sumbawa

Sebelumnya, Gubernur Iqbal menyampaikan kabar gembira saat kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sumbawa. Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan perjuangan panjang bersama Bupati Sumbawa saat melobi kementerian di Jakarta.

“Tiga ruas jalan ini selama puluhan tahun dalam kondisi tidak layak. Target kami, dua tahun ke depan seluruhnya rampung dibangun agar konektivitas di Sumbawa benar-benar terwujud,” jelas Gubernur Iqbal.

Ia juga menceritakan bagaimana dirinya dan Bupati Sumbawa harus mengejar Menteri PUPR hingga pukul satu dini hari demi memastikan proyek tersebut disetujui. “Alhamdulillah, akhirnya pembangunan disetujui dan dilaksanakan dengan skema Multi Years Contract,” ujarnya.

Pembangunan ini menggunakan dua opsi pendanaan, yaitu melalui APBN atau pinjaman luar negeri, tergantung hasil finalisasi proyek di tingkat kementerian.

Lanjutan Jalan Samota dan Komitmen Pemerataan

Selain tiga ruas utama tersebut, Gubernur Iqbal juga menegaskan akan melanjutkan proyek Jalan Samota, yang membutuhkan pembangunan jembatan penghubung.

“Skemanya masih dikaji, apakah berupa jembatan layang atau penimbunan. Ini masih menjadi PR kami,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa seluruh proyek infrastruktur ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov NTB untuk pemerataan pembangunan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

“Pembangunan jalan ini akan meningkatkan konektivitas fisik dan ekonomi masyarakat, serta memperkuat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah NTB,” tutupnya.