SUMBAWA, Tamanews.id – Lapangan Tenis Sumer Bater, Sumbawa, menjadi saksi bisu sengitnya persaingan dalam turnamen bergengsi PLN Nusa Daya Cup 2026. Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, 9-11 Januari 2026 ini, sukses digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 sekaligus memperingati HUT PLN Nusa Daya yang ke-22.



Setelah melalui pertarungan yang menguras fisik dan strategi, klub Britec TC akhirnya keluar sebagai Juara 1 setelah menundukkan Eragon B di partai final yang dramatis pada Minggu pagi. Sementara itu, posisi Juara 3 bersama ditempati oleh tuan rumah PLN Nusa Daya dan Eragon A.
Wadah Sinergi Junior dan Senior
Ketua Pelti Sumbawa, Wahyu Indrajaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan ajang strategis untuk mempererat silaturahmi antar klub tenis di Nusa Tenggara Barat (NTB). Tak hanya sekadar kompetisi, ajang ini dirancang untuk mempertemukan pemain junior dengan senior di atas lapangan.
”Kami ingin membentuk mental kompetisi para atlet junior sejak dini. Bertanding dengan senior memberikan mereka pengalaman mental yang tidak didapatkan di sesi latihan biasa,” ujar Wahyu Indrajaya.
Wacana Piala Bergilir
Antusiasme luar biasa dari para peserta memicu optimisme bagi pihak penyelenggara. Manager PLN Nusa Daya Sumbawa, Hendra Sasmita, menyatakan kekagumannya atas semangat para pecinta tenis di NTB. Ia bahkan memberikan sinyal positif terkait keberlanjutan turnamen ini di masa depan.
”Melihat animo yang besar ini, kami mempertimbangkan untuk menjadikan ajang ini sebagai agenda rutin tahunan dengan tajuk Piala Bergilir PLN Cup. Kami ingin partisipasi masyarakat terhadap olahraga tenis terus meningkat setiap tahunnya,” ungkap Hendra.
Tenis Sebagai Alat Pemersatu
Turnamen ini resmi ditutup oleh Wakil Bupati Sumbawa, H. Muhammad Ansori. Dalam pidato penutupnya, Ansori menggarisbawahi keunikan tenis yang mampu meleburkan sekat sosial. Peserta yang hadir sangat beragam, mulai dari pejabat pemerintahan hingga warga sipil.
”Tenis adalah alat silaturahmi yang sangat bagus. Di lapangan, semua setara. Ini adalah ruang komunikasi yang sehat untuk membangun daerah melalui olahraga,” tutur Ansori. Beliau juga menambahkan bahwa dengan melihat suksesnya acara ini, menyelenggarakan kompetisi serupa di masa mendatang bukanlah hal yang berat bagi pemerintah daerah dan mitra.
Perjalanan Kompetisi
Turnamen diikuti oleh klub-klub kuat yang terbagi dalam empat grup. Persaingan di babak penyisihan sangat ketat, di mana grup A hingga D saling sikut sejak Jumat sore. Puncaknya, babak semifinal mempertemukan para juara grup hingga menyisakan Britec TC dan Eragon B di partai puncak.
Dengan berakhirnya PLN Nusa Daya Cup 2026, diharapkan muncul bibit-bibit petenis muda berbakat dari Bumi Sabalong Samawa yang siap berprestasi di kancah nasional maupun internasional.