Single News

RSUD Manambai Sumbawa Siap Naik Kelas Jadi Tipe B, Gubernur Iqbal Pastikan Rampung Akhir 2025

TamaNews – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, memastikan proses peningkatan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H.L. Manambai Abdulkadir di Kabupaten Sumbawa dari tipe C menjadi tipe B berjalan sesuai target dan dituntaskan sebelum akhir tahun 2025.

Kepastian itu disampaikan Gubernur Iqbal saat meninjau langsung progres pembangunan tambahan ruang dan fasilitas penunjang di RSUD Manambai Abdulkadir, Rabu (…). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan fisik menuju peningkatan status rumah sakit berjalan sesuai rencana.

“Kita berharap semua pembangunan tambahan ini selesai di akhir tahun, sehingga awal tahun depan RSUD Manambai Abdulkadir sudah bisa beroperasi sebagai rumah sakit tipe B dan langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Iqbal di sela peninjauan.

Dalam kunjungan itu, Gubernur turut didampingi Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta Direktur RSUD. Ia menekankan pentingnya percepatan pekerjaan agar target tidak meleset.

“Tadi saya minta langsung ke Kepala Biro PBJ dan Pak Direktur, kalau memang butuh tambahan tenaga kerja, segera tambahkan. Yang penting, akhir tahun ini semua selesai,” tegasnya.

Dengan peningkatan status menjadi tipe B, RSUD Manambai Abdulkadir nantinya akan menyediakan layanan kesehatan lanjutan yang selama ini hanya tersedia di Kota Mataram.

“Pelayanan jantung, termasuk pemasangan ring, hingga layanan ginjal seperti cuci darah akan bisa dilakukan di sini. Jadi warga Sumbawa dan Bima tidak perlu lagi ke Mataram untuk mendapatkan perawatan,” jelas Gubernur Iqbal.

Ia menambahkan, peningkatan status rumah sakit ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

“Warga di Pulau Sumbawa berhak mendapatkan akses layanan kesehatan yang sama, tanpa harus menempuh perjalanan jauh atau menanggung biaya besar,” katanya.

Namun demikian, Iqbal mengakui tantangan terbesar dalam peningkatan status rumah sakit terletak pada ketersediaan sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis dan subspesialis.

“Menambah dokter spesialis bukan hal mudah, karena prosesnya panjang. Tapi pemerintah provinsi bersama rumah sakit dan pemerintah kabupaten terus berupaya menyiapkan tenaga-tenaga spesialis baru,” tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov NTB juga membuka peluang beasiswa kedokteran dan pendidikan spesialisasi bagi tenaga kesehatan yang ingin melanjutkan studi.

“Kalau ada tenaga medis yang mau ambil spesialisasi, rekomendasinya langsung saya tandatangani. Kita sangat membutuhkan mereka untuk memperkuat layanan di daerah,” ujarnya.

Gubernur Iqbal optimistis, dengan rampungnya peningkatan status RSUD Manambai Abdulkadir menjadi tipe B di akhir 2025, masyarakat Sumbawa akan menikmati layanan kesehatan yang lebih lengkap, cepat, dan berkualitas tanpa harus meninggalkan daerahnya.

Previous slide
Next slide

Share Now