Single News

Komitmen Pemerataan Infrastruktur: Gubernur NTB Tinjau Langsung Jalan Rusak di Sumbawa, Perbaikan RSUD Sering Dijadwalkan Mulai Januari 2026

Sumbawa, tamanews.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, menunjukkan keseriusan dalam menanggapi keluhan masyarakat Sumbawa terkait infrastruktur dengan melakukan peninjauan langsung kondisi jalan rusak di depan RSUD Sering, Rabu (29/10/2025). Kunjungan kerja ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi untuk mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan di seluruh wilayah NTB.
​Gubernur Iqbal tidak datang sendiri. Ia didampingi oleh Bupati Sumbawa, H. Syarafuddin Jarot, serta Kepala Balai Jalan Provinsi Pulau Sumbawa Dinas PUPR NTB, Mustafa ST, MT. Lokasi yang ditinjau adalah ruas jalan vital, yakni Jalan Sultan Kaharuddin, tepatnya di kawasan RSUD Sering, yang telah lama menjadi sorotan dan keluhan utama warga akibat kerusakannya.

​Dialog Langsung dan Kepastian Waktu Perbaikan
​Dalam kunjungannya, Gubernur Iqbal dan Bupati Jarot secara langsung menyerap aspirasi dengan berdialog bersama sejumlah warga setempat. Pertemuan ini fokus membahas rencana konkret penanganan kerusakan jalan dan perbaikan yang sudah sangat mendesak. Kondisi jalan yang rusak parah di depan fasilitas kesehatan utama seperti RSUD Sering tentu sangat mengganggu akses publik, terutama bagi pasien dan tenaga medis.

​Kepala Balai Jalan Provinsi Pulau Sumbawa, Mustafa, memberikan keterangan yang melegakan bagi masyarakat. Ia memastikan bahwa program perbaikan telah disiapkan dan tinggal menunggu realisasi.

​”Kami menyadari lokasi ini sudah lama rusak dan sering dikeluhkan. Kunjungan langsung Bapak Gubernur hari ini menjadi momentum penting untuk mencari solusi terbaik yang didukung oleh Pemprov. Sesuai hasil pembicaraan dan perencanaan, perbaikan komprehensif jalan dan drainase di depan RSUD Sering ini akan mulai kami kerjakan pada Januari 2026 mendatang,” jelas Mustafa.

​Mustafa juga menambahkan bahwa penanganan yang dilakukan tidak hanya sebatas perbaikan jalan, tetapi juga mencakup sistem drainase di sekitarnya. Hal ini untuk memastikan perbaikan bersifat permanen dan mengatasi akar masalah kerusakan yang sering timbul akibat genangan air. “Kami meminta masyarakat bersabar sedikit lebih lama, dan memohon doa agar proses perencanaan hingga pelaksanaan di awal tahun 2026 nanti dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” harapnya.

​Pemerataan Pembangunan sebagai Prioritas Utama
​Usai peninjauan di lapangan, agenda Gubernur Iqbal dilanjutkan dengan pertemuan bersama Bupati Sumbawa di Pendopo Bupati pada Rabu malam. Pertemuan ini difokuskan untuk membahas sejumlah persoalan infrastruktur prioritas lainnya di Kabupaten Sumbawa, menegaskan bahwa perhatian Pemprov tidak hanya terhenti pada satu titik.

​Dalam pertemuan tersebut, Gubernur secara tegas menyampaikan komitmennya untuk memastikan adanya pemerataan pembangunan yang nyata antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Prioritas utama yang disorot adalah sektor kesehatan dan infrastruktur dasar.

​“Pemerataan pembangunan tidak boleh berhenti pada tataran wacana belaka. Ini adalah janji dan komitmen nyata yang harus diwujudkan. Warga Sumbawa, Bima, dan seluruh Pulau Sumbawa berhak atas layanan publik yang kualitasnya setara dengan yang ada di Lombok. Ini adalah prinsip keadilan wilayah yang harus kita tegakkan,” tegas Lalu Muhammad Iqbal.

​Ia menggarisbawahi bahwa pemerintah provinsi akan terus bekerja keras menghadirkan kebijakan yang secara jelas berpihak pada keadilan wilayah. Tujuannya adalah memastikan seluruh masyarakat NTB, di mana pun mereka berada, mendapatkan hak yang sama dan layak atas akses pendidikan, layanan kesehatan, serta infrastruktur yang memadai dan aman. Kunjungan dan kepastian perbaikan ini menjadi sinyal kuat bahwa perhatian Pemprov NTB terhadap pembangunan di Pulau Sumbawa bukan hanya sekadar formalitas, melainkan sebuah aksi nyata yang terencana dan terukur.

Previous slide
Next slide

Share Now