Single News

Hari Bahasa 2025, Gubernur Iqbal Dorong Literasi Nilai Lokal di Tengah Arus Globalisasi

TamaNews – Sumbawa Besar. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi pelaksanaan Lomba Resensi Buku Lokal yang digelar oleh SMA Negeri 1 Sumbawa Besar dalam rangka peringatan Hari Bahasa 2025.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah konkret dalam menumbuhkan budaya literasi sekaligus memperkuat kecintaan terhadap nilai-nilai lokal di tengah derasnya arus globalisasi.

Gubernur Iqbal menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB melalui rekomendasi inovasi nomor 400.3.8.3-7968-PSMA-Dikbud/2025 tentang penguatan program inovasi sekolah.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Sekolah dan seluruh guru SMA Negeri 1 Sumbawa Besar yang telah menginisiasi lomba resensi buku lokal ini. Ini inisiatif luar biasa, dan saya berharap kegiatan seperti ini bisa direplikasi di seluruh kabupaten,” ujarnya.

Menjaga Identitas Lokal di Tengah Globalisasi

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menegaskan pentingnya memperkuat identitas lokal sebagai bentuk ketahanan budaya di tengah globalisasi yang cenderung menyeragamkan manusia.

“Hari ini kita hidup di era global, di mana gaya hidup, makanan, hingga pakaian manusia di berbagai belahan dunia hampir sama. Padahal, keunikan itu yang membuat kita bisa bertahan. Satu-satunya cara untuk tetap eksis di era global adalah dengan kembali pada nilai-nilai lokal,” tegasnya.

Iqbal juga menyoroti bahwa banyak tokoh besar asal NTB yang berjasa bagi bangsa namun belum dikenal luas di daerah sendiri. Ia mencontohkan nama-nama seperti Laksamana Lalu Manambai Abdulkadir — kapten kapal selam pertama Indonesia sekaligus duta besar pertama dari NTB — serta Lalu Mala Sarifuddin, Dea Guru Zainuddin Tepal Al-Sumbawi, dan Syekhuna Dea Malela.

“Mereka ini nama-nama besar yang justru lebih dikenal di luar NTB. Karena itu, penting bagi kita untuk terus menggali, menulis, dan mengenalkan kembali warisan intelektual dan spiritual dari para tokoh lokal,” ujarnya.

Perpustakaan Riset Hasanah Lokal Jadi Model Pendidikan NTB

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal juga mengapresiasi pengembangan Perpustakaan Berbasis Riset Hasanah Lokal di SMA Negeri 1 Sumbawa Besar yang bekerja sama dengan Dinas Dikbud NTB.
Perpustakaan tersebut memiliki 5.285 judul buku dengan 41.920 lembar, termasuk 328 karya mandiri hasil tulisan siswa, guru, dan tokoh lokal NTB. Salah satu karya yang diapresiasi khusus adalah buku Dea Malela karya Nurdin Ranggabarani.

“Perpustakaan SMA Negeri 1 Sumbawa Besar ini bisa menjadi model bagi sekolah lain di NTB. Saya ingin setiap kabupaten punya satu SMA atau SMK dengan perpustakaan riset budaya dan hasanah lokal,” tandasnya.

Dukungan Pemerintah Pusat untuk Pendidikan NTB

Gubernur Iqbal menutup sambutannya dengan menyampaikan optimisme bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di NTB akan semakin merata.

“Insya Allah dalam lima tahun ke depan, kita akan perjuangkan bersama agar seluruh sekolah di NTB memiliki fasilitas yang layak. Ini bagian dari upaya memastikan pendidikan di NTB terus maju,” pungkasnya.

Previous slide
Next slide

Share Now