Single News

Gubernur NTB Sambut Kunjungan Kerja Menhan RI di Lombok, Perkuat Sinergi Pertahanan dan Pembangunan Daerah

Tamanews.id | Lombok Tengah, Sabtu, 7 Februari 2026 – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menyambut langsung kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, dalam rangka kunjungan kerja (kunker) di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Lombok Tengah, Sabtu (7/2/2026).

Penyambutan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara Pemerintah Provinsi NTB dan Kementerian Pertahanan RI dalam mendukung agenda strategis nasional, khususnya di bidang pertahanan, keamanan wilayah, serta pembangunan infrastruktur pertahanan yang terintegrasi dengan pembangunan daerah.

Kunjungan kerja Menhan RI ke NTB kali ini memiliki agenda utama peninjauan pembangunan Markas Komando Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Mako Yonif TP) 875/SYP yang berlokasi di Doro Mboha, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi salah satu penguatan struktur pertahanan teritorial di wilayah Nusa Tenggara Barat, sekaligus mendukung stabilitas keamanan kawasan timur Indonesia.

Pembangunan Mako Yonif TP 875/SYP tidak hanya memiliki dimensi pertahanan, tetapi juga berdampak pada pembangunan sosial-ekonomi masyarakat sekitar, mulai dari penguatan infrastruktur wilayah, peningkatan aktivitas ekonomi lokal, hingga terciptanya lapangan kerja baru. Hal ini sejalan dengan konsep pertahanan modern yang tidak hanya berorientasi pada aspek militer, tetapi juga pada pembangunan kawasan dan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB mendukung penuh program strategis Kementerian Pertahanan RI, khususnya yang berkaitan dengan penguatan pertahanan teritorial dan pembangunan fasilitas pertahanan di daerah.

Kunjungan kerja ini juga dipandang sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap NTB sebagai wilayah strategis, baik dari sisi geopolitik, keamanan kawasan, maupun perannya sebagai daerah penyangga pembangunan nasional di kawasan timur Indonesia.

Usai melakukan agenda utama di Kabupaten Dompu, Menteri Pertahanan RI juga dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Lombok Tengah. Dalam rangkaian agenda tersebut, Menhan RI akan melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Qamarul Huda, Bagu, Lombok Tengah, NTB.

Kunjungan ke lingkungan pesantren ini mencerminkan pendekatan pertahanan yang humanis dan inklusif, dengan membangun hubungan sosial, kebangsaan, dan kebhinekaan bersama elemen pendidikan keagamaan. Pesantren sebagai pilar pendidikan moral dan kebangsaan dinilai memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda yang cinta tanah air, moderat, dan berwawasan kebangsaan.

Kehadiran Menhan RI di NTB juga menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor, antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, serta elemen masyarakat, dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat ketahanan nasional, dan mendorong pembangunan berkelanjutan.

Dengan agenda kunjungan kerja yang mencakup sektor pertahanan dan sosial-keagamaan, lawatan Menhan RI ke NTB tidak hanya bernuansa strategis, tetapi juga membawa pesan kebangsaan yang kuat: bahwa pembangunan pertahanan nasional harus berjalan seiring dengan pembangunan masyarakat, penguatan nilai kebhinekaan, serta kesejahteraan rakyat.

Previous slide
Next slide