Tamanews.id | Mataram — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-67 menjadi momentum bersejarah untuk merefleksikan perjalanan panjang daerah ini dalam membangun fondasi pembangunan, memperkuat persatuan, serta mempercepat langkah menuju kemajuan yang berkelanjutan. Mengusung slogan “GERAK CEPAT NTB HEBAT”, peringatan tahun ini menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat untuk bergerak lebih cepat, adaptif, dan responsif dalam menghadapi tantangan zaman yang kian dinamis.
Rangkaian perayaan HUT ke-67 NTB dipusatkan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus NTB. Lokasi ini dipilih sebagai simbol penguatan peran sumber daya manusia aparatur pemerintahan dalam mendukung agenda pembangunan daerah yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal dalam sambutannya menegaskan bahwa usia 67 tahun merupakan fase penting bagi NTB untuk melakukan akselerasi pembangunan di berbagai sektor strategis. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan tidak lagi bisa dihadapi dengan cara-cara konvensional, melainkan membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan kolaborasi lintas sektor.
“GERAK CEPAT NTB HEBAT bukan sekadar slogan, tetapi menjadi semangat bersama untuk bekerja lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa NTB memiliki potensi besar di sektor pariwisata, pertanian, kelautan, energi terbarukan, hingga ekonomi kreatif. Namun potensi tersebut hanya akan memberikan manfaat maksimal apabila didukung oleh tata kelola pemerintahan yang efektif, pelayanan publik yang prima, serta kualitas sumber daya manusia yang unggul.
Perayaan HUT ke-67 ini juga menjadi ajang refleksi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih NTB selama beberapa tahun terakhir, sekaligus evaluasi atas tantangan yang masih harus diselesaikan, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, serta pemerataan pembangunan antarwilayah.
Di hadapan para peserta upacara yang terdiri dari unsur Forkopimda, pimpinan OPD, akademisi, tokoh masyarakat, serta praja IPDN, Gubernur Iqbal mengajak seluruh pihak untuk memperkuat persatuan dan kolaborasi. Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kita harus bergerak bersama. Pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat harus berada dalam satu barisan untuk mewujudkan NTB yang makmur dan mendunia,” ujarnya.
Pemilihan IPDN Kampus NTB sebagai lokasi perayaan juga dinilai strategis dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan pengabdian kepada para calon aparatur sipil negara. Para praja diharapkan tidak hanya memahami teori pemerintahan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan komitmen kuat untuk melayani masyarakat.
Rangkaian kegiatan HUT ke-67 NTB turut diisi dengan berbagai agenda seremonial, refleksi kebangsaan, serta penampilan budaya daerah yang menggambarkan kekayaan tradisi dan kearifan lokal NTB. Hal ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah harus tetap berpijak pada identitas dan nilai-nilai budaya.
Dengan semangat GERAK CEPAT NTB HEBAT, peringatan HUT ke-67 diharapkan menjadi titik tolak percepatan pembangunan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. NTB optimistis melangkah ke masa depan dengan visi yang jelas, langkah yang terukur, dan komitmen bersama untuk terus berbenah demi daerah yang semakin maju dan berdaya saing.