Single News

Dikbud Sumbawa Tegaskan Pendidikan Tanggung Jawab Bersama, Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan

Tamanews.id | Sumbawa Besar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa terus menegaskan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan di Tana Samawa. Upaya tersebut tidak hanya difokuskan pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat melalui kolaborasi dan sinergi yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si, menegaskan bahwa memajukan pendidikan bukanlah pekerjaan sederhana yang bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja bersama lintas sektor agar tujuan besar menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing dapat terwujud secara optimal.

“Memajukan pendidikan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ini membutuhkan komitmen, sinergitas, dan kolaborasi dari seluruh elemen,” ujar Budi Sastrawan.

Ia menekankan bahwa esensi pendidikan tidak cukup hanya dibebankan kepada guru dan satuan pendidikan semata. Menurutnya, pendidikan merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan pemerintah, masyarakat, orang tua, hingga sektor swasta.

“Ketika kita berbicara tentang kemajuan pendidikan, kata kuncinya adalah kolaborasi. Urusan pendidikan ini tidak murni tanggung jawab pemerintah, sekolah, atau guru saja, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Lebih lanjut, Budi Sastrawan menjelaskan bahwa peran masyarakat hingga tingkat akar rumput sangat menentukan keberhasilan pembangunan pendidikan yang berkelanjutan. Dukungan orang tua di rumah, lingkungan sosial yang kondusif, serta partisipasi dunia usaha dan industri dinilai mampu memperkuat ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap tantangan zaman.

“Tanpa dukungan masyarakat, sebaik apa pun program pemerintah tidak akan berjalan maksimal. Karena itulah kolaborasi dan sinergi harus terus kita perkuat,” jelasnya.

Gerakan Terintegrasi Jadi Kunci

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa juga menyoroti pentingnya gerakan terintegrasi dalam pembangunan sektor pendidikan. Menurutnya, keterpaduan program, kebijakan, dan visi antar pemangku kepentingan menjadi faktor penentu percepatan kemajuan pendidikan di daerah.

“Gerakan itu harus terintegrasi. Semua pihak harus berjalan seirama dan memiliki visi yang sama. Tanpa itu, percepatan kemajuan pendidikan akan sulit dicapai secara optimal,” tandasnya.

Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan integrasi kebijakan, Dikbud Kabupaten Sumbawa optimistis kualitas pendidikan di Tana Samawa akan terus meningkat. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tengah dinamika global.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Jika kita ingin Sumbawa maju, maka pendidikan harus menjadi prioritas bersama,” pungkas Budi Sastrawan.

Previous slide
Next slide