Tamanews.id | Mataram — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Nusa Tenggara Barat (BGTK NTB) menggelar Pelatihan Penguatan Kompetensi Pengawas Sekolah bagi pengawas jenjang TK, SD, dan SMP.
Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari, mulai Rabu (11/3/2026) hingga Minggu (15/3/2026) di Wisma Disiplin BGTK NTB. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas serta kesiapan para pengawas sekolah dalam menghadapi perkembangan kebijakan dan kurikulum pendidikan yang terus berubah.
Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Wirman Kasmayadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa atas inisiasi kerja sama tersebut. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengembangan tenaga kependidikan.
Menurutnya, pelatihan tersebut juga menjadi program kemitraan pertama yang dilaksanakan BGTK NTB bersama pemerintah daerah melalui dinas pendidikan kabupaten.
“Kami mengapresiasi kerja sama ini karena menjadi langkah awal kemitraan BGTK NTB dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengawasan pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Kepala Bidang Kebudayaan Sutan Syahril menjelaskan bahwa pelatihan ini telah direncanakan sejak Desember 2025 sebagai upaya merespons dinamika perkembangan kebijakan pendidikan nasional.
Ia mengatakan, perubahan kurikulum serta transformasi pendidikan menuntut para pengawas sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjalankan tugas pembinaan secara lebih efektif.
“Program ini dirancang untuk mempersiapkan para pengawas sekolah agar mampu mengikuti perkembangan kurikulum dan kebijakan pendidikan terbaru,” jelasnya.
Selain itu, para pengawas sekolah juga dibekali pemahaman mengenai berbagai pendekatan pembelajaran masa depan yang mulai diperkenalkan di satuan pendidikan.
Beberapa di antaranya adalah konsep deep learning, pengenalan coding, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran.
Menurut Sutan Syahril, pengawas sekolah memiliki peran strategis dalam memastikan implementasi kebijakan pendidikan dapat berjalan dengan baik di setiap satuan pendidikan.
Karena itu, peningkatan kapasitas pengawas menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, para pengawas sekolah juga didampingi oleh jajaran pejabat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, termasuk Kepala Bidang Pembinaan SD, Kepala Bidang Pembinaan SMP, serta Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan.
Kehadiran para kepala bidang tersebut bertujuan untuk memastikan adanya sinkronisasi program pembinaan dan pengawasan pendidikan di setiap jenjang sekolah.
Melalui pelatihan ini diharapkan para pengawas sekolah di Kabupaten Sumbawa memiliki kompetensi yang lebih kuat dalam melakukan pendampingan, pengawasan, serta pengembangan mutu pendidikan di sekolah-sekolah.