Tamanews.id | Desa Tepal di Kecamatan Batulanteh ditargetkan menjadi kawasan agrowisata unggulan Kabupaten Sumbawa. Komitmen ini ditunjukkan melalui kegiatan Safari Penanaman Pohon tahap ke-7 yang dipimpin Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP pada Senin pagi, 12 Januari 2025. Kegiatan tersebut diikuti Kapolres Sumbawa, Dandim 1607/Sumbawa, Sekda, para asisten, staf ahli, kepala OPD, Ketua PKK, Ketua GOW, serta masyarakat setempat.
Kegiatan diawali dengan penanaman pohon kopi arabika di kebun mini SDN Tepal sekaligus launching program Siswa Inovatif, Terampil, dan Peduli Lingkungan Menuju Generasi Mandiri (SITEPAL GRA). Bupati Jarot berharap seluruh keluarga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru hingga siswa, turut merawat pohon yang telah ditanam agar memberikan manfaat jangka panjang.
Bupati menegaskan bahwa pelestarian hutan dan lingkungan merupakan hal krusial bagi keberlangsungan hidup masyarakat Sumbawa. Ia menyebut Kecamatan Batulanteh sebagai jantung Sumbawa yang harus dijaga bersama. Kerusakan hutan akan berdampak langsung pada ketersediaan air dan kehidupan masyarakat, sehingga praktik illegal logging diminta segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti.
Pada kegiatan ini, sebanyak 2.500 pohon ditanam, terdiri atas kopi, kemiri, sengon laut, dan durian. Bupati menekankan bahwa pelestarian hutan dan mata air harus berjalan seiring dengan penguatan sektor pertanian serta ekonomi lokal, termasuk pengembangan produk unggulan seperti kopi dan kemiri sebagai basis agrowisata.
Program penanaman pohon disebut akan terus berlanjut sebagai upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Sumbawa.
Usai penanaman pohon, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan Baznas Sumbawa menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk Masjid Nurul Iman Desa Tepal. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi perbaikan fasilitas tempat wudhu dan toilet masjid.