Single News

BEM STIKES GRIYA HUSADA SUMBAWA SOROTI PERHATIAN PEMPROV NTB TERHADAP KELANGKAAN AIR BERSIH YANG BERDAMPAK BAGI KESEHATAN MASYARAKAT

Tamanews, Kantor Gubernur NTB, 28 Oktober 2025 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Griya Husada Sumbawa menyoroti perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengenai kelangkaan air bersih yang berdampak bagi kesehatan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua BEM, Sri Rohayu, kepada Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal di kantor gubernur NTB dalam kegiatan Aksi GARAP NTB (gerakan peduli NTB)

Sri Rohayu menyatakan bahwa kelangkaan air bersih merupakan masalah serius yang harus segera diatasi oleh pemerintah. “Air bersih adalah hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Kami sangat khawatir dengan kondisi ini, karena dapat berdampak pada kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia,” ujar Sri Rohayu.

Beberapa daerah di NTB, seperti, Lombok dan Sumbawa, ada beberapa titik saat ini mengalami kelangkaan dan kekurangan air bersih. Masyarakat di daerah-daerah tersebut terpaksa menggunakan air yang tidak bersih untuk kebutuhan sehari-hari, yang dapat berdampak pada kesehatan mereka.

BEM STIKES Griya Husada Sumbawa telah melakukan survei dan menemukan bahwa banyak masyarakat yang terpaksa menggunakan air yang tidak bersih untuk kebutuhan sehari-hari. “Kami menemukan bahwa banyak masyarakat yang menggunakan air sungai untuk mandi, mencuci, dan bahkan minum. Ini sangat berbahaya bagi kesehatan,” tambah Sri Rohayu.

Dampak dari menggunakan air tidak bersih dapat berupa penyakit diare, tifus, dan bahkan penyakit kulit. Selain itu, air tidak bersih juga dapat mengandung bakteri, virus, dan parasit yang dapat menyebabkan penyakit serius.

Bahkan, masyarakat terpaksa membeli air kemasan/galon dengan harga yang begitu mahal, Hal ini sangat memberatkan masyarakat, terutama mereka yang berpenghasilan rendah.

BEM STIKES Griya Husada Sumbawa berharap Pemprov NTB dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan air bersih di Sumbawa dan daerah lainnya di NTB. “Sehingga masalah ini dapat segera teratasi, agar masyarakat dapat hidup sehat dan sejahtera,” tutup Sri Rohayu.

Previous slide
Next slide

Share Now