Tamanews.id | Mengawali tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Safari Menanam yang digelar di Desa Batu Dulang, Kecamatan Batulanteh, Kamis (1/1/2026) pagi.


Kegiatan Safari Menanam ini dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa serta seluruh Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Safari Menanam di Batu Dulang menjadi penanda awal tahun yang sarat makna, sekaligus bagian dari keberlanjutan program Sumbawa Hijau Lestari yang secara konsisten dijalankan Pemkab Sumbawa. Dalam kegiatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati bersama jajaran melakukan penanaman pohon di kawasan pegunungan Batulanteh, wilayah strategis yang berfungsi sebagai daerah resapan air dan penyangga keseimbangan ekosistem.
Bupati Sumbawa, H. Jarot, menegaskan bahwa Safari Menanam bukan sekadar kegiatan simbolik, melainkan wujud nyata tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian alam Sumbawa.
“Menanam pohon hari ini adalah menanam harapan untuk masa depan. Alam yang terjaga adalah warisan paling berharga bagi anak cucu kita,” tegas Bupati.
Menurutnya, kawasan Batulanteh memiliki peran vital bagi keberlanjutan lingkungan hidup, terutama dalam menjaga ketersediaan air, mencegah erosi, serta melindungi keanekaragaman hayati. Karena itu, upaya penghijauan harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen.
Selain kegiatan penanaman pohon, Safari Menanam ini juga dirangkaikan dengan retreat kepala OPD yang diikuti oleh seluruh pimpinan perangkat daerah. Retreat tersebut bertujuan untuk pendalaman dan penyelarasan visi dan misi pemerintahan Jarot–Ansori, sekaligus memperkuat soliditas, sinergi, dan komitmen bersama dalam menjalankan program pembangunan Kabupaten Sumbawa ke depan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemkab Sumbawa berharap semangat menjaga lingkungan dan kebersamaan birokrasi dapat berjalan seiring, sehingga pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga berlandaskan keberlanjutan dan kelestarian alam.
Mengawali tahun 2026 dengan menanam pohon, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan arah pembangunan yang berpihak pada lingkungan, demi Sumbawa yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.