Single News

ASKI Sumbawa Gembleng 150 Karateka Lewat Gashuku Terbesar, Fokus Teknik, Mental, dan Karakter

Tamanews.id | Ratusan karateka dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa mengikuti kegiatan Gashuku sekaligus Ujian Kenaikan Tingkat yang digelar oleh ASKI (Asosiasi Shotokan Karate-Do Indonesia) Cabang Sumbawa di Padepokan Beladiri KONI Kabupaten Sumbawa, Minggu (21/12/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembinaan terbesar ASKI Sumbawa sepanjang tahun 2025 dan diikuti oleh sekitar 150 karateka dari berbagai ranting.

Gashuku dan ujian kenaikan tingkat ini dirancang sebagai bentuk pembinaan terpadu, tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknik karate, tetapi juga penguatan mental, karakter, serta nilai-nilai dasar yang melekat dalam filosofi bela diri karate. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu hari penuh dengan latihan intensif dan evaluasi kemampuan peserta.

Sekretaris ASKI Cabang Sumbawa, Sari Indrawati, SH., M.H.Kes, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Sari menyampaikan bahwa antusiasme peserta mencerminkan semangat pembinaan karate yang terus tumbuh di Kabupaten Sumbawa.

“Gashuku dan Ujian Kenaikan Tingkat karate ASKI Pengcab Sumbawa hari ini diikuti oleh 150 karateka dari berbagai ranting kecamatan. Ini merupakan salah satu kegiatan pembinaan terbesar yang pernah kita laksanakan di Sumbawa,” ujarnya usai pembukaan kegiatan.

Menurut Sari, Gashuku bukan sekadar forum latihan fisik dan pengujian teknik semata. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk membentuk karakter karateka agar memiliki mental yang kuat, disiplin, dan berjiwa kesatria. Ia menegaskan bahwa pembinaan mental merupakan fondasi utama agar karateka mampu menghadapi tekanan, tantangan kompetisi, serta dinamika kehidupan di era modern.

“Karate bukan hanya soal teknik pukulan dan tendangan. Karate adalah pembentukan pribadi yang kuat, berintegritas, disiplin, dan beretika. Nilai-nilai inilah yang ingin kami tanamkan melalui Gashuku ini,” tegasnya.

Sari menjelaskan, para peserta Gashuku dan ujian kenaikan tingkat kali ini berasal dari rentang usia yang cukup luas, mulai dari anak-anak berusia 7 tahun hingga remaja berusia 18 tahun. Selama kegiatan berlangsung, para karateka akan menjalani latihan intensif bersama para instruktur dan pelatih ASKI Sumbawa yang telah berpengalaman.

“Dalam satu hari ini, para karateka akan diuji kesiapan mereka, baik secara teknis maupun mental. Ini penting untuk memastikan bahwa setiap kenaikan tingkat benar-benar mencerminkan kemampuan dan kedewasaan karateka,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gashuku kali ini menekankan harmonisasi antara teknik, mental, dan etika karate. Para peserta tidak hanya dituntut untuk menunjukkan kemampuan fisik dan penguasaan teknik, tetapi juga sikap, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap nilai-nilai dasar karate dalam kehidupan sehari-hari.

ASKI Sumbawa berharap kegiatan ini mampu melahirkan karateka-karateka yang tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga menjadi pribadi yang berkarakter dan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Pembinaan yang berkelanjutan melalui kegiatan seperti Gashuku dinilai menjadi kunci dalam mencetak atlet-atlet bela diri yang tangguh dan berdaya saing.

“Harapan kami, melalui Gashuku dan ujian kenaikan tingkat ini, kualitas pembinaan ASKI di Sumbawa semakin kuat. Kita ingin melahirkan karateka berprestasi yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai karate dalam kehidupan mereka,” pungkas Sari.

Kegiatan Gashuku dan Ujian Kenaikan Tingkat ini sekaligus menegaskan komitmen ASKI Cabang Sumbawa dalam membangun pembinaan karate yang sistematis, berkelanjutan, dan berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda.

Previous slide
Next slide

Share Now