Tamanews.id | Sumbawa, 4 November 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp120 miliar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa di kawasan Sering pada tahun 2027. Dukungan tersebut menjadi langkah penting dalam mempercepat pengembangan fasilitas kesehatan dan meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat.



Dukungan anggaran itu diperoleh melalui komunikasi dan audiensi Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Dante Saksono Harbuwono. Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa dan Kepala Dinas Kesehatan.
Dari total anggaran Rp120 miliar yang disiapkan, sebesar Rp100 miliar dialokasikan untuk pembangunan fisik rumah sakit. Sementara Rp20 miliar lainnya diperuntukkan bagi pengadaan alat kesehatan sebagai penunjang operasional dan pelayanan medis.
Dukungan pemerintah pusat ini menjadi kabar baik bagi upaya Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat infrastruktur kesehatan. Terlebih, pembangunan RSUD Sering merupakan salah satu kebutuhan strategis untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan di daerah.
Bupati Sumbawa, H. Syarafuddin Jarot, mengungkapkan bahwa perjalanan untuk memperoleh dukungan tersebut tidak terlepas dari proses komunikasi dan koordinasi yang intensif. Ia menjelaskan, usulan pembangunan RSUD Sering sebelumnya sempat keluar dari daftar pembangunan di Kementerian Kesehatan.
Namun, melalui komunikasi yang terus dilakukan dengan pemerintah pusat, usulan tersebut kembali mendapatkan perhatian hingga memperoleh dukungan anggaran untuk kelanjutan pembangunan pada 2027.
“Dukungan ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat penyelesaian pembangunan RSUD Sering sekaligus memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sumbawa,” ujarnya.
Bupati berharap dukungan anggaran tersebut dapat menjadi landasan bagi kelanjutan pembangunan sesuai dengan rencana. Dengan demikian, RSUD Sering nantinya dapat hadir sebagai fasilitas kesehatan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis yang lebih baik.
Keberadaan rumah sakit dengan fasilitas dan peralatan kesehatan yang memadai juga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Selain itu, penguatan sarana pelayanan medis menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa.
Dukungan Rp120 miliar dari Kementerian Kesehatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah pusat dalam memperjuangkan kebutuhan pembangunan daerah. Komunikasi lintas pemerintahan diharapkan terus diperkuat agar berbagai program prioritas dapat memperoleh dukungan dan ditindaklanjuti secara konkret.
Dengan alokasi Rp100 miliar untuk pembangunan fisik dan Rp20 miliar untuk alat kesehatan, kelanjutan pembangunan RSUD Sering pada 2027 diharapkan berjalan lebih optimal. Pemerintah Kabupaten Sumbawa pun berharap kehadiran rumah sakit tersebut kelak dapat meningkatkan akses, kapasitas, dan mutu pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.


