Single News

Wabup Ansori Dampingi Gubernur NTB Tinjau Jalan Batu Dulang–Tepal, Lingkar Selatan Jadi Prioritas

Tamanews.id, Sumbawa – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mendampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, meninjau langsung pengerjaan ruas jalan Batu Dulang menuju Desa Tepal, termasuk alih trase Peruak Brang Treng, Kamis (1/10/2026).

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa yang selama ini menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Wabup Ansori menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur NTB yang turun langsung melihat kondisi dan perkembangan pembangunan jalan di wilayah tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pemerintah pusat diperlukan untuk mempercepat peningkatan konektivitas antarwilayah.

“Alhamdulillah, hari ini saya berkesempatan mendampingi Pak Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, meninjau langsung pengerjaan jalan Peruak Brang Treng, Batu Dulang menuju Desa Tepal,” ungkap Wabup Ansori.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa dengan membangun koordinasi bersama pemerintah provinsi, pemerintah pusat, maupun pihak lainnya.

Menurut Ansori, peningkatan kemantapan jalan menjadi salah satu agenda yang terus didorong dalam pemerintahan Jarot-Ansori. Target tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan akses masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

“In Shaa Allah hingga masa jabatan kami lima tahun ke depan, jalan mantap 80 persen di Kabupaten Sumbawa menjadi bagian prioritas janji Jarot-Ansori,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTB yang telah melihat secara langsung lokasi pembangunan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) di ruas Batu Dulang menuju Tepal.

Peningkatan ruas Jalan Batu Dulang–Tepal sepanjang 8,1 kilometer beserta alih trase Peruak Brang Treng dilaksanakan melalui pembiayaan IJD 2025–2026 dengan skema kontrak tahun jamak.

Ruas tersebut menjadi bagian dari penanganan jaringan jalan strategis di wilayah selatan Sumbawa. Jalur tersebut menghubungkan sejumlah wilayah, mulai dari Batu Dulang, Lenangguar, Teladan, Orong Telu hingga Batu Rotok, dengan total jaringan mencapai kurang lebih 93 kilometer.

Wabup Ansori mengatakan pembangunan konektivitas wilayah selatan tidak berhenti pada ruas Batu Dulang–Tepal. Pemerintah daerah berharap pembangunan dapat terus berlanjut hingga menghubungkan Tepal–Batu Rotok, Teladan–Kelawis dan ruas lainnya sehingga jaringan jalan lingkar selatan dapat tersambung.

“Proyek ini merupakan bagian dari komitmen kami melalui IJD bantuan Presiden. Terima kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto, semoga program-program lainnya maupun Program Strategi Nasional (PSN) terus mengalir dan dapat dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok mendapat perhatian dalam kebijakan pembangunan provinsi.

Gubernur juga menyampaikan adanya upaya memperkuat respons pemerintah terhadap laporan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur. Melalui Tim Reaksi Cepat Infrastruktur, setiap pengaduan diupayakan dapat diverifikasi langsung di lapangan dalam waktu kurang dari 24 jam.

Untuk ruas Batu Dulang–Tepal sendiri, progres pembangunan melalui program IJD terus berjalan. Berdasarkan data yang disampaikan, hingga pertengahan 2026 progres fisik pembangunan jalan tersebut telah mencapai sekitar 30 persen dan ditargetkan rampung paling lambat November 2026.

Pembangunan ruas tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp83 miliar. Selain meningkatkan akses masyarakat, keberadaan jalan ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah selatan Sumbawa yang selama ini menghadapi tantangan akses dan jarak antarwilayah.

Sementara itu, tingkat kemantapan jalan Kabupaten Sumbawa juga disebut menunjukkan peningkatan. Dari sekitar 50 persen pada 2025, kemantapan jalan tercatat mencapai 54,11 persen pada Juni 2026.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap dukungan dan sinergi dengan pemerintah provinsi serta pemerintah pusat dapat terus diperkuat sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan secara berkelanjutan.

Peninjauan langsung Gubernur NTB bersama Wakil Bupati Sumbawa di ruas Batu Dulang–Tepal menjadi bagian dari koordinasi pembangunan yang diharapkan mampu mempercepat terwujudnya konektivitas wilayah selatan Sumbawa sekaligus membuka akses yang lebih baik bagi aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.