Single News

Pemkab Sumbawa Gandeng CARE Indonesia, Perkuat Kesehatan, Ekonomi, dan Lingkungan Desa

Tamanews.id | Sumbawa, Mei 2026 Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan langkah serius dalam mempercepat pembangunan berkelanjutan berbasis desa. Kali ini, Pemkab Sumbawa resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan CARE Indonesia untuk memperkuat program kesehatan, ekonomi keluarga, perlindungan perempuan dan anak, serta pelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Sumbawa.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Yayasan CARE Indonesia yang berlangsung di Aula H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (20/05/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh para Asisten Sekda Kabupaten Sumbawa, jajaran pengurus Yayasan CARE Indonesia, stakeholder, serta kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pembangunan daerah, khususnya dalam menjawab berbagai tantangan di tingkat desa seperti kemiskinan, ketimpangan ekonomi, keterbatasan akses layanan dasar, hingga isu lingkungan yang semakin kompleks.

Ketua Pengurus Yayasan CARE Indonesia, Dr. Abdul Wahib Situmorang, menjelaskan bahwa CARE merupakan organisasi internasional yang berdiri sejak tahun 1945 di Atlanta, Amerika Serikat, dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan di berbagai negara.

Ia menambahkan, CARE telah hadir di Indonesia sejak tahun 1967 dan selama ini bergerak di sektor pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur dasar yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam kerja sama dengan Kabupaten Sumbawa, Yayasan CARE Indonesia akan mengimplementasikan tiga program utama. Pertama, pengentasan kemiskinan melalui pendekatan agroforestry yang menggabungkan sektor pertanian dan pelestarian hutan. Kedua, pengembangan ekonomi sirkular yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kesehatan masyarakat. Ketiga, penguatan masyarakat pesisir melalui pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi perempuan dan kelompok rentan.

Program tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Sumbawa yang saat ini fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta percepatan penurunan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya memiliki pengalaman bekerja di CARE International Indonesia selama kurang lebih 7,5 tahun, sehingga memahami secara langsung komitmen lembaga tersebut dalam pemberdayaan masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik lembaga nasional, internasional, maupun sektor swasta, untuk mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.

Ia juga menyoroti program unggulan daerah “Sumbawa Hijau Lestari” yang menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung pembangunan lingkungan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Menurutnya, kerja sama dengan Yayasan CARE Indonesia diharapkan mampu memperkuat implementasi program tersebut, terutama dalam aspek lingkungan, ekonomi desa, dan pemberdayaan perempuan.

“Untuk membangun masyarakat Sumbawa, pemerintah daerah akan selalu mendukung setiap program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Mudah-mudahan kerja sama ini dapat terus berkembang,” ujar Bupati.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Yayasan CARE Indonesia sebagai simbol resmi dimulainya kolaborasi strategis tersebut, sekaligus penyerahan cinderamata sebagai bentuk penguatan sinergi.

Melalui kerja sama ini, diharapkan lahir program-program nyata yang tidak hanya meningkatkan ekonomi masyarakat desa, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial, kesehatan keluarga, serta keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Sumbawa.