Single News

Dikbud Sumbawa Turun Langsung ke Kalimango, Bantu Korban Kebakaran dan Pastikan Siswa Tetap Sekolah

Sumbawa, Tamanews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa menunjukkan respons cepat terhadap musibah kebakaran yang terjadi di Karang Sawo, Dusun Po’ Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kamis (26/3/2026). Bantuan tidak hanya diberikan dalam bentuk materi, tetapi juga dukungan moral bagi para siswa yang terdampak.

Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk tetap hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang menyentuh langsung dunia pendidikan.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Dikbud Sumbawa, Budi Sastrawan, bersama jajaran. Dalam kesempatan itu, rombongan bertemu dengan para siswa korban kebakaran beserta keluarga mereka untuk menyerahkan bantuan sekaligus memberikan penguatan secara psikologis.

Kehadiran jajaran Dikbud bukan sekadar formalitas, melainkan memastikan para siswa tetap memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan meskipun tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, bantuan uang tunai sebesar Rp4.500.000 diserahkan langsung kepada siswa terdampak. Penyerahan tersebut turut disaksikan oleh unsur pemerintah kecamatan, desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Kepala Dinas Dikbud Sumbawa menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial pemerintah daerah dalam memastikan keberlangsungan pendidikan tetap terjaga.

“Kami ingin memastikan anak-anak tetap semangat sekolah. Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi kami berharap dapat meringankan beban sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka,” ujarnya.

Selain bantuan materi, pendekatan emosional juga menjadi fokus utama. Dukungan moral diberikan agar para siswa tidak kehilangan motivasi dalam mengejar pendidikan, meskipun harus menghadapi kondisi pascabencana.

Sementara itu, pemerintah kecamatan turut mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Dikbud Sumbawa. Solidaritas dan kehadiran langsung pemerintah dinilai menjadi faktor penting dalam membantu masyarakat bangkit dari musibah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penanganan pascabencana yang tidak hanya berorientasi pada bantuan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan psikologis masyarakat, terutama bagi anak-anak usia sekolah.

Lebih jauh, kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan dan kepercayaan publik. Dalam situasi sulit, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pemulihan.

Dengan adanya dukungan ini, para siswa yang terdampak kebakaran diharapkan tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan berarti. Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga memastikan akan terus memantau kondisi mereka agar tetap mendapatkan perhatian yang layak.

Langkah cepat ini sekaligus menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas, bahkan dalam kondisi darurat sekalipun, demi menjaga masa depan generasi muda di Kabupaten Sumbawa.