Tamanews.id | Jakarta – Silaturahmi hangat menyelimuti kegiatan buka puasa bersama (bukber) rutin Ikatan Keluarga Sumbawa (IKASUM) Jaya yang digelar di kediaman tokoh nasional Din Syamsuddin, Jumat (21/2/2026). Kegiatan ini menjadi ruang temu Tau Samawa di wilayah Jabodetabek untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat jejaring kontribusi bagi pembangunan daerah asal.
Bukber IKASUM Jaya tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat Sumbawa, akademisi, profesional, pelaku usaha, hingga generasi muda diaspora yang saat ini berkiprah di berbagai sektor strategis nasional. Suasana kekeluargaan terasa kental sejak awal kegiatan, ditandai dengan dialog santai, saling berbagi kabar, hingga diskusi ringan seputar peran diaspora dalam mendukung kemajuan Kabupaten Sumbawa.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu tokoh daerah yang hadir menyampaikan ajakan kepada seluruh diaspora Sumbawa agar tidak sekadar menjaga ikatan emosional, tetapi juga memperkuat kontribusi nyata bagi daerah. Menurutnya, keberadaan Tau Samawa di luar daerah, khususnya di pusat-pusat pengambilan kebijakan nasional seperti Jakarta, merupakan aset strategis yang harus dikelola dengan semangat kolaborasi.
“Sumbawa membutuhkan energi, ide, jejaring, dan kolaborasi kita semua. Apa yang kita miliki hari ini—pengalaman, pengetahuan, dan posisi strategis—harus menjadi bagian dari ikhtiar bersama membangun daerah yang maju, unggul, dan berkelanjutan,” ungkapnya di hadapan para peserta bukber.
Ia menekankan bahwa kontribusi diaspora tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk fisik atau proyek besar, tetapi juga melalui gagasan, advokasi kebijakan, penguatan SDM, serta membuka akses jejaring nasional bagi potensi daerah. Menurutnya, pembangunan daerah di era saat ini membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan seluruh elemen, termasuk masyarakat perantauan.
Kegiatan bukber rutin IKASUM Jaya ini juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi organisasi, memperkuat solidaritas internal, serta merancang agenda ke depan yang lebih terstruktur. IKASUM Jaya diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga motor penggerak kontribusi diaspora Sumbawa dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya.
Sementara itu, tuan rumah kegiatan menyambut baik semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh keluarga besar IKASUM Jaya. Ia menilai, tradisi silaturahmi seperti ini merupakan kekuatan sosial yang penting untuk terus dirawat, terutama di tengah tantangan zaman yang kerap mengikis nilai-nilai kebersamaan.
“Kebersamaan dan persaudaraan adalah modal sosial yang sangat berharga. Jika dikelola dengan baik, ini bisa menjadi kekuatan besar untuk mendorong perubahan positif, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ujarnya.
Menjelang waktu berbuka, kegiatan diisi dengan doa bersama, tausiyah singkat, serta ramah tamah antar peserta. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menutup rangkaian acara, sekaligus menegaskan komitmen IKASUM Jaya untuk terus menjadi jembatan antara diaspora dan daerah asal.
Melalui kegiatan ini, IKASUM Jaya menegaskan perannya sebagai simpul kebersamaan Tau Samawa di perantauan, yang tidak hanya menjaga identitas dan solidaritas, tetapi juga siap berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan Sumbawa ke arah yang lebih maju dan berkelanjutan